ilustrasi pedal rem (unsplash.com/Nik)
Untuk mencegah kecelakaan dan hal buruk, kamu harus tahu cara menyalakan mobil matik yang benar. Simak panduannya berikut ini:
Sebelum menyalakan mobil, pastikan tuas berada di posisi parking (P). Hal ini sangat penting untuk memastikan keamaan mobil dan pengemudi. Selain P, ada pula beberapa mobil yang hanya bisa dinyalakan jika tuas berada di posisi Netral (N). Jadi sesuaikan, ya.
Sebisa mungkin jangan hidupkan mesin secara langsung, baiknya tunggu indikator menyala dan pastikan jarum sudah berputar sepenuhnya. Perputaran tersebut menandakan kalau mobil sudah siap untuk dinyalakan.
Saat hendak menyalakan mobil atau melakukan starter, pastikan menginjak rem. Sebenarnya tak semua mobil wajib diinjak remnya, tapi cara ini bisa membuatnya lebih aman.
Saat sudah hidup, kamu bisa memberikan waktu bagi mobil untuk menstabilkan mesin. Tunggu beberapa saat sampai suara mobil terdengar halus. Setelah itu, barulah pindahkan tuas dan kamu bisa menjalankan mobil ke jalan raya.
Saat hendak memindahkan tuas dari P ke R atau D, pastikan juga menginjak rem. Ini dilakukan agar mesin mobil tidak mengalami kerusakan. Selain itu, perpindahan juga jadi makin mulus.
Pemahaman yang baik terhadap tuas transmisi sangat penting. Jika tak paham dengan tuas transmisi, kamu akan kebingungan saat menyalakan atau mengemudikan mobil. Beberapa tuas transmisi di mobil matik adalah Parking (P), Netral (N), Drive (D), Reverse (R), dan Low (L).
Alasan kenapa wajib injak rem saat menyalakan mesin mobil matik menyangkut keselamatan dan kenyamanan berkendara. Jadi, kamu tak boleh meremehkannya, ya.
Kenapa wajib injak rem saat menyalakan mesin mobil matik? | Menginjak rem wajib dilakukan agar mesin tidak rusak dan supaya pengemudi bisa aman dari kecelakaan. |
Apakah menginjak rem saat menyalakan berlaku ke semua mobil matik? | Iya, secara umum hal tersebut berlaku ke semua jenis mobil matik, entah itu yang pakai kunci atau tombol Start/Stop. |
Bagaimana cara menginjak rem mobil yang benar? | Saat menginjak rem, lakukan dengan perlahan dan bertahan. Jangan sekali-sekali menginjak rem dengan kasar atau mendadak. |