Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lampu Indikator Oli Berkedip Saat Menikung, Pertanda Apa?
Ilustrasi setir mobil yang kurang responsif (freepik.com/diana.grytsku)
  • Lampu indikator oli yang berkedip saat menikung menandakan volume oli mesin sudah sangat rendah, bukan karena kerusakan sensor elektronik.
  • Gaya sentrifugal saat berbelok membuat oli menjauh dari pipa isap pompa, menyebabkan tekanan oli turun dan lampu peringatan menyala.
  • Mengabaikan tanda ini bisa memicu gesekan kering antar komponen mesin; segera hentikan kendaraan dan tambahkan oli sesuai spesifikasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Lampu di mobil bisa nyala pas mobil belok kenceng. Itu tanda oli di mesin udah sedikit banget. Kalau olinya kurang, pompa di mesin nggak bisa ambil oli dan cuma sedot udara. Mesin bisa panas dan rusak kalau gitu terus. Jadi kalau lampu itu nyala, mobil harus berhenti dan tambah oli dulu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)


Pengawasan terhadap panel instrumen di dasbor mobil merupakan salah satu langkah preventif terbaik untuk mendeteksi gangguan mekanis secara dini. Salah satu sinyal peringatan yang membutuhkan perhatian darurat adalah ketika lampu indikator tekanan oli, yang berbentuk seperti teko minyak, mendadak berkedip atau menyala sesaat.

Uniknya, kedipan lampu peringatan ini sering kali hanya muncul secara spesifik ketika kendaraan sedang bermanuver tajam atau menikung. Fenomena tersebut bukan disebabkan oleh kerusakan pada sensor elektronik, melainkan sebuah isyarat nyata bahwa volume oli di dalam mesin sudah berada pada tingkat yang sangat kritis.

1. Pengaruh gaya sentrifugal terhadap pergerakan cairan di dalam bak oli

ilustrasi speedometer (unsplash.com/Danny Sleeuwenhoek)

Di dalam mesin mobil, seluruh persediaan cairan pelumas ditampung di bagian paling bawah yang disebut dengan bak oli atau oil pan. Ketika kendaraan melaju lurus di jalanan yang rata, posisi cairan pelumas ini akan tersebar secara seimbang di dasar bak. Kondisi permukaan yang rata ini memastikan ujung pipa isap dari pompa oli dapat terendam sepenuhnya ke dalam cairan pelumas tanpa hambatan.

Namun, hukum fisika menyatakan bahwa setiap benda yang bergerak melingkar atau menikung akan mengalami pengaruh dari gaya sentrifugal. Gaya ini akan memaksa seluruh cairan oli di dalam bak untuk bergeser dan terlempar secara ekstrem ke salah satu sisi dinding bak. Jika volume oli di dalam mesin masih dalam kondisi penuh, pergeseran cairan ini tidak akan menjadi masalah karena jumlah pelumas masih cukup tinggi untuk merendam pipa isap.

2. Kegagalan fungsi pompa oli akibat kehilangan asupan pelumas secara instan

ilustrasi setir mobil (unsplash.com/Noah Gremmert)

Masalah besar akan langsung muncul apabila kendaraan dipaksa menikung dalam kondisi volume oli mesin sudah berada jauh di bawah batas minimal. Akibat jumlah cairan yang terlalu sedikit, gaya sentrifugal saat berbelok akan membuat seluruh sisa oli menjauh dari jangkauan pipa isap pompa. Pipa isap tersebut mendadak berada di area yang kosong dan akhirnya hanya menyedot udara kosong, bukan cairan pelumas.

Ketiadaan asupan cairan ini membuat pompa oli kehilangan tekanan hidrolik secara instan dalam hitungan detik selama mobil sedang berbelok. Komputer mobil yang menangkap adanya penurunan tekanan drastis ini akan langsung menyalakan lampu indikator di dasbor sebagai tanda bahaya. Begitu mobil kembali berjalan lurus, cairan oli akan kembali mengalir ke tengah bak, merendam pipa isap kembali, dan membuat lampu indikator padam secara perlahan.

3. Bahaya gesekan kering yang memicu kelumpuhan total komponen mesin

ilustrasi setir mobil (unsplash.com/Reed Geiger)

Membiarkan lampu indikator tekanan oli berkedip saat menikung merupakan kecerobohan fatal yang dapat menghancurkan komponen internal mesin dalam waktu singkat. Tanpa adanya tekanan oli yang konstan, sirkulasi pelumasan pada bagian dinding silinder, poros engkol, dan noken as akan terputus. Kondisi ini memicu terjadinya gesekan kering antar logam yang menghasilkan suhu panas ekstrem dan dapat membuat komponen mesin saling mengunci atau macet total.

Langkah darurat yang wajib segera dilakukan adalah dengan menghentikan kendaraan di tempat yang aman dan memeriksa stik celup atau dipstick oli. Jika permukaan pelumas berada di bawah garis aman, penambahan oli baru yang sesuai spesifikasi harus segera dilakukan sebelum mesin dihidupkan kembali. Melakukan pemeriksaan volume oli secara berkala sebelum berkendara merupakan cara paling efektif untuk menghindari risiko kerusakan mesin yang membutuhkan biaya perbaikan sangat besar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Topics

Editorial Team

Related Article