Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi mobil overheat akibat air radiator mendidih (vecteezy.com/Srinrat Wuttichaikitcharoen)
ilustrasi mobil overheat akibat air radiator mendidih (vecteezy.com/Srinrat Wuttichaikitcharoen)

Melihat kepulan asap keluar dari celah kap mesin saat sedang berkendara adalah momen mencekam yang menuntut ketenangan pikiran dan reaksi cepat. Situasi ini merupakan sinyal peringatan serius bahwa terjadi kegagalan sistemik, mulai dari kebocoran cairan pendingin hingga korsleting listrik yang berpotensi memicu api besar.

Panik dalam kondisi ini hanya akan memperburuk keadaan dan menghambat proses pengambilan keputusan yang krusial bagi keselamatan nyawa. Memahami urutan tindakan yang benar dapat meminimalisir risiko kerusakan total pada kendaraan serta mencegah terjadinya cedera fisik bagi seluruh penumpang di dalam kabin.

1. Prosedur penghentian kendaraan dan evakuasi penumpang

ilustrasi mobil mogok (vecteezy.com/pairhandmade)

Tindakan pertama yang paling mendesak adalah segera menyalakan lampu sein dan mengarahkan kendaraan ke pinggir jalan yang aman serta jauh dari kerumunan atau material mudah terbakar. Setelah posisi mobil dirasa aman, mesin harus segera dimatikan untuk menghentikan sirkulasi cairan atau aliran listrik yang mungkin menjadi sumber masalah. Menarik tuas rem parkir sangat penting untuk memastikan mobil tidak bergerak secara tidak terkendali saat pengemudi dan penumpang keluar dari kendaraan.

Seluruh penumpang harus segera diperintahkan untuk turun dan menjauh dari mobil setidaknya dalam radius sepuluh hingga lima belas meter. Jangan mencoba untuk menyelamatkan barang-barang berharga di dalam kabin jika asap sudah terlihat semakin tebal atau mulai tercium bau hangus yang menyengat. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama, karena dalam beberapa kasus, kepulan asap bisa berubah menjadi kobaran api hanya dalam hitungan detik akibat paparan oksigen yang masuk melalui celah mesin.

2. Jangan terburu-buru membuka kap mesin

ilustrasi mobil mogok (pexels.com/Alex P)

Kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengemudi pemula adalah langsung membuka kap mesin saat asap masih mengepul hebat. Tindakan ini sangat berbahaya karena membuka kap mesin secara mendadak akan memberikan pasokan oksigen dalam jumlah besar ke ruang mesin. Jika sumber asap berasal dari api kecil yang terperangkap, tambahan oksigen tersebut justru akan memicu ledakan api yang menyambar wajah atau tangan orang yang mencoba membukanya.

Biarkan kap mesin tetap tertutup setidaknya selama beberapa menit sambil memantau perkembangan asap dari jarak aman. Jika asap berwarna putih dan berbau manis, kemungkinan besar itu adalah uap dari kebocoran radiator yang sedang mendidih. Namun, jika asap berwarna hitam atau abu-abu pekat disertai bau sangit, maka kemungkinan besar telah terjadi kebakaran pada komponen kabel atau kebocoran oli yang menyentuh bagian mesin panas. Menjaga kap tetap tertutup membantu membatasi ruang gerak api agar tidak cepat membesar.

3. Penanganan lanjutan dan penggunaan alat pemadam api ringan

Alat pemadam kebakaran (hyundai.com)

Jika kendaraan dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), penggunaan alat tersebut hanya disarankan jika api masih terlihat kecil dan berada di area yang terjangkau. Semprotkan cairan pemadam melalui celah kap mesin atau dari arah bawah tanpa harus membuka kap secara penuh. Namun, jika api terlihat sudah merambat ke area tangki bensin atau interior, segera batalkan niat untuk memadamkannya sendiri dan segera hubungi petugas pemadam kebakaran setempat untuk penanganan profesional.

Setelah situasi mulai terkendali atau api sudah padam, jangan pernah mencoba untuk menyalakan kembali mesin mobil guna melanjutkan perjalanan. Hubungi layanan derek resmi untuk membawa kendaraan ke bengkel spesialis agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem pendingin dan jalur kelistrikan. Memaksa mesin yang baru saja mengalami overheat atau kebakaran kecil untuk bekerja kembali hanya akan menyebabkan kerusakan permanen pada blok mesin yang biayanya jauh lebih mahal daripada biaya sewa truk derek.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team