Teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) diciptakan sebagai asisten pintar untuk meningkatkan keselamatan berkendara di era modern. Fitur-fitur canggih seperti pengereman darurat otomatis, kontrol penjelajahan adaptif, dan asisten penjaga lajur dirancang untuk mereduksi kesalahan manusia yang sering menjadi pemicu utama kecelakaan lalu lintas.
Namun, kehadiran teknologi semi-otonom ini ternyata membawa efek samping psikologis yang sangat berbahaya bagi kemampuan kognitif manusia. Alih-alih membuat berkendara menjadi lebih aman, fitur ADAS justru sering kali melumpuhkan kewaspadaan alami dan membuat respons visual serta motorik pengendara menjadi tumpul di atas aspal.
Berikut adalah ulasan ilmiah mengenai bagaimana fitur keselamatan pintar dapat menurunkan kecerdasan berkendara manusia.
