Di balik kemudi, kelelahan sering terasa sepele dan kerap dianggap masih bisa ditoleransi. Padahal, kondisi tubuh yang lelah punya dampak besar terhadap kecepatan otak dalam merespons situasi di jalan. Salah satu efek paling berbahaya dari kelelahan adalah reaction time lag, yaitu keterlambatan refleks saat pengemudi harus mengambil keputusan cepat.
Masalahnya, reaction time lag sering terjadi tanpa disadari. Mata masih terbuka, tangan masih memegang setir, tapi otak bekerja lebih lambat dari kondisi normal. Situasi ini bisa berujung fatal, apalagi di jalan padat atau kecepatan tinggi. Supaya risiko ini gak dianggap remeh, yuk pahami lebih dalam soal reaction time lag dan dampaknya terhadap keselamatan berkendara!
