Teknologi kamera 360 derajat sering dipandang sebagai solusi pamungkas untuk masalah blind spot saat berkendara. Banyak pengendara merasa lebih percaya diri karena seluruh area sekitar mobil seolah terlihat jelas dari layar di dalam kabin. Namun, keyakinan bahwa teknologi ini benar-benar menghapus blind spot sepenuhnya sering kali diterima tanpa dipahami lebih dalam cara kerjanya.
Di balik visual yang terlihat canggih dan menyeluruh, tetap ada batasan teknis yang perlu dipahami agar ekspektasi gak melenceng. Kesalahan persepsi justru bisa memicu rasa aman palsu yang berbahaya di jalan. Supaya pemanfaatan fitur ini tetap bijak dan sesuai fungsi aslinya, yuk bedah mitos dan faktanya secara menyeluruh!
