Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mitsubishi L300 vs Suzuki Carry: Adu Kuat Pikap Legend!

Ilustrasi Mitsubishi L300 (mitsubishi-motors.co.id)
Ilustrasi Mitsubishi L300 (mitsubishi-motors.co.id)
Intinya sih...
  • Mitsubishi L300 dibekali mesin diesel 4N14 2.268 cc dengan torsi 200 Nm, cocok untuk pengiriman antar kota atau medan pegunungan.
  • Suzuki Carry mengandalkan mesin bensin K15B-C 1.462 cc, unggul dalam akselerasi ringan dan perawatan sederhana.
  • Mitsubishi L300 memiliki dimensi bak lebih panjang, sementara Suzuki Carry menawarkan fleksibilitas varian Flat Deck dan Wide Deck.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dunia logistik dan perniagaan di Indonesia tidak pernah lepas dari peran mobil pikap yang tangguh. Dua nama besar yang telah mendominasi jalanan selama puluhan tahun adalah Mitsubishi L300 dan Suzuki Carry, yang masing-masing memiliki basis penggemar setia serta reputasi luar biasa.

Pemilihan armada yang tepat menjadi kunci keberhasilan operasional usaha dalam jangka panjang. Memahami perbedaan mendasar antara mesin diesel yang perkasa dan mesin bensin yang efisien akan membantu menentukan kendaraan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan medan serta jenis muatan yang diangkut setiap hari.

1. Performa mesin dan ketangguhan di berbagai medan

Ilustrasi Mitsubishi L300 (mitsubishi-motors.co.id)
Ilustrasi Mitsubishi L300 (mitsubishi-motors.co.id)

Mitsubishi L300 dibekali dengan mesin diesel 4N14 berkapasitas 2.268 cc yang sudah memenuhi standar Euro 4. Keunggulan utama mesin ini terletak pada torsinya yang melimpah, mencapai 200 Nm, sehingga sangat andal saat harus menanjak dengan beban berat. Karakter mesin diesel yang "badak" membuat L300 sering menjadi pilihan utama untuk pengiriman antar kota atau medan pegunungan yang menantang.

Di sisi lain, Suzuki Carry mengandalkan mesin bensin K15B-C berkapasitas 1.462 cc yang serupa dengan mesin Suzuki Ertiga. Meskipun torsinya tidak sebesar L300, mesin ini menawarkan respons yang lincah dan halus untuk penggunaan di dalam kota. Suzuki Carry sangat unggul dalam hal akselerasi ringan dan kemudahan perawatan mesin bensin yang relatif lebih sederhana bagi sebagian besar mekanik lokal.

2. Kapasitas kargo dan efisiensi dimensi bak

Suzuki Carry (suzuki.co.id)
Suzuki Carry (suzuki.co.id)

Volume angkut sering kali menjadi penentu utama dalam memilih pikap. Mitsubishi L300 memiliki dimensi bak yang lebih panjang, mencapai sekitar 2.630 mm, yang memungkinkannya membawa material panjang seperti besi atau kayu dengan lebih stabil. Desain bak yang luas ini didukung oleh sasis yang sangat kokoh untuk menahan beban hingga lebih dari satu ton tanpa kendala berarti pada struktur kendaraan.

Suzuki Carry menawarkan fleksibilitas berbeda melalui varian Flat Deck dan Wide Deck. Pada varian Wide Deck, bak Carry dapat dibuka dari tiga sisi, yang sangat memudahkan proses bongkar muat barang di ruang sempit. Meski dimensi panjangnya sedikit di bawah L300, Suzuki Carry memiliki bak yang lebih lebar, sehingga efektif untuk mengangkut barang-barang yang memenuhi volume kargo seperti tumpukan kotak atau perabotan rumah tangga.

3. Nilai ekonomis dan biaya operasional jangka panjang

Suzuki Carry (suzuki.co.id)
Suzuki Carry (suzuki.co.id)

Dari segi harga jual baru, Suzuki Carry ditawarkan dengan angka yang jauh lebih terjangkau dibandingkan Mitsubishi L300. Perbedaan harga ini sering kali menjadi pertimbangan bagi pengusaha yang baru memulai bisnis atau memerlukan armada dalam jumlah banyak sekaligus. Konsumsi bahan bakar bensin pada Carry juga dikenal cukup irit untuk operasional harian di jalur rata dan perkotaan.

Namun, Mitsubishi L300 membalasnya dengan nilai jual kembali yang sangat stabil dan efisiensi bahan bakar diesel yang ekonomis jika digunakan untuk jarak jauh. Meskipun harga belinya lebih tinggi, daya tahan komponen L300 dalam menghadapi kerja berat sering kali dianggap sebagai investasi yang lebih menguntungkan karena minimnya risiko kerusakan serius pada bagian kaki-kaki dan sasis meski terus-menerus dipaksa bekerja keras.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Daihatsu Rocky Hybrid vs Toyota Veloz Hybrid: Mana Paling Irit?

19 Jan 2026, 11:05 WIBAutomotive