Membeli mobil bekas di dealer sering terasa lebih aman dibanding transaksi langsung antar individu. Ada kesan profesional, ada ruang pamer rapi, dan ada janji unit sudah melalui proses seleksi. Namun di balik itu semua, potensi manipulasi tetap ada, terutama bagi pembeli yang kurang persiapan.
Harga yang tampak menarik, kata-kata meyakinkan dari tenaga penjual, dan bonus tambahan kadang menutup detail penting yang seharusnya diperhatikan. Kesalahan kecil saat memilih bisa berujung penyesalan panjang, mulai dari biaya perbaikan hingga dokumen bermasalah. Supaya pengalaman membeli mobil bekas tetap aman dan rasional, penting memahami panduan dasarnya sejak awal. Yuk, pahami langkah-langkah penting berikut agar transaksi tetap sehat dan transparan!
