ilustrasi mengecek mesin mobil (pexels.com/Gustavo Fring)
Masalah pada sektor pasokan udara di luar katup gas, seperti terjadinya kebocoran pada selang-selang vakum, juga bisa menjadi pemicu utama gejalanya. Kebocoran pada jalur vakum atau manifol isap akan membuat udara liar masuk ke dalam mesin tanpa melewati proses penyaringan dan deteksi sensor. Udara palsu yang menyusup ini merusak kalkulasi komputer mobil, sehingga proses pembakaran menjadi kacau dan mesin kehilangan kemampuan akselerasi.
Dalam skenario yang paling fatal, rpm yang tidak mau naik bisa disebabkan oleh hilangnya tekanan kompresi di dalam silinder secara drastis. Penurunan kompresi ini biasanya dipicu oleh ausnya ring piston, dinding silinder yang baret, atau adanya celah kebocoran pada katup mesin. Tanpa adanya tekanan kompresi yang padat, daya ledak dari proses pembakaran tidak akan pernah cukup kuat untuk memutar poros engkol dan menaikkan angka rpm kendaraan.