Daihatsu Terios tetap mempertahankan sistem penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD) di tengah tren SUV modern yang mulai beralih ke penggerak roda depan. Keputusan ini menjadikannya salah satu dari sedikit kendaraan di kelasnya yang masih menawarkan karakteristik mekanis klasik yang sangat diandalkan untuk menaklukkan berbagai medan jalanan di Indonesia.
Sistem penggerak ini bukan sekadar fitur kuno, melainkan solusi teknis yang menjawab kebutuhan mobilitas di wilayah dengan kontur geografis yang menantang. Dengan mempertahankan arsitektur RWD, Terios berhasil membangun citra sebagai kendaraan yang tangguh, fungsional, dan memiliki daya tahan tinggi, yang pada akhirnya menjadi keunggulan kompetitif utama di pasar otomotif nasional.
