Pemilihan sistem penggerak roda pada sebuah mobil bukan hanya menentukan karakter pengendalian dan kemampuan traksi di berbagai medan jalan. Keputusan teknis ini memiliki korelasi langsung terhadap beban kerja mesin yang pada akhirnya menentukan seberapa sering pemilik kendaraan harus mampir ke stasiun pengisian bahan bakar.
Setiap jenis penggerak, mulai dari All-Wheel Drive (AWD), Rear-Wheel Drive (RWD), hingga Front-Wheel Drive (FWD), memiliki konfigurasi komponen mekanis yang berbeda-beda. Perbedaan jumlah komponen, total bobot kendaraan, serta hambatan gesek yang dihasilkan menjadi faktor penentu utama dalam urutan tingkat keborosan konsumsi bahan bakar sebuah mobil.
