Raksasa otomotif asal China, BYD, baru saja merilis laporan penjualan kendaraan energi baru (NEV) untuk periode Februari 2026 dengan hasil yang cukup mengejutkan. Perusahaan mencatatkan total penjualan sebesar 190.190 unit, yang berarti mengalami penurunan tajam sebesar 41,1 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Penurunan ini disinyalir kuat merupakan dampak dari libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 yang berlangsung pada pertengahan Februari lalu. Berkurangnya jumlah hari kerja efektif membuat aktivitas distribusi dan pembelian di dealer-dealer domestik mengalami perlambatan signifikan dibandingkan bulan Januari maupun tahun lalu.
