Memasuki awal tahun 2026, peta persaingan industri otomotif di Tiongkok telah mengalami pergeseran yang sangat drastis. Meskipun BYD masih memegang takhta sebagai produsen mobil listrik dan hibrida terbesar, perusahaan ini tidak lagi bisa merasa tenang karena para pesaingnya mulai menemukan celah untuk menggoyang dominasi pasar yang selama ini dikuasai oleh merek berlogo perak tersebut.
Ketiga kubu besar yang menjadi ancaman paling nyata bagi dominasi BYD saat ini bukan hanya mengandalkan perang harga, melainkan juga inovasi teknologi yang lebih maju. Munculnya kekuatan baru dari sektor teknologi dan manufaktur global telah menciptakan standar baru dalam hal kecerdasan buatan, ekosistem perangkat lunak, serta kualitas berkendara yang mulai menggerus pangsa pasar BYD di berbagai segmen.
