Dalam dunia otomotif, istilah torsi dan traksi sering kali diucapkan dalam satu napas, namun keduanya mewakili konsep fisik yang berbeda secara fundamental. Memahami perbedaan ini sangat penting bagi setiap pengendara agar dapat mengoptimalkan performa kendaraan, baik saat berakselerasi di jalan tol maupun ketika menghadapi medan jalan yang licin dan menantang.
Torsi berkaitan erat dengan kemampuan mesin dalam menghasilkan tenaga putar, sementara traksi berbicara mengenai efektivitas penyaluran tenaga tersebut melalui ban ke permukaan jalan. Tanpa keseimbangan yang tepat di antara keduanya, tenaga mesin yang besar sekalipun tidak akan mampu menggerakkan kendaraan secara maksimal dan justru berisiko menimbulkan bahaya bagi keselamatan berkendara.
