Raksasa kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, secara terbuka mengakui adanya kendala besar dalam rantai pasok komponen utamanya. Lonjakan permintaan konsumen terhadap model-model kendaraan listrik terbaru yang dilengkapi teknologi pengisian daya super cepat (flash-charge) telah melampaui kapasitas produksi baterai perusahaan saat ini.
Situasi ini menjadi tantangan serius di tengah ambisi besar BYD untuk terus mendominasi pasar global. Meskipun demikian, peningkatan volume penjualan bulanan diproyeksikan akan tetap tumbuh seiring dengan upaya keras perusahaan dalam menggenjot output dari fasilitas pabrik baterai mereka.
