Membeli mobil baru merupakan salah satu keputusan finansial terbesar bagi sebagian besar orang setelah pembelian properti. Namun, sering kali emosi dan gengsi lebih mendominasi proses pengambilan keputusan dibandingkan dengan logika kebutuhan fungsional yang sebenarnya menunjang produktivitas sehari-hari.
Kesalahan dalam memilih model atau jenis kendaraan dapat berujung pada penyesalan jangka panjang, mulai dari biaya operasional yang membengkak hingga ketidaknyamanan saat penggunaan rutin. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi mendalam melalui serangkaian pertanyaan strategis untuk memastikan aset yang dibeli benar-benar memberikan nilai tambah maksimal bagi pemiliknya.
