Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
logo Porsche (unsplash.com/Caspar Rae)
logo Porsche (unsplash.com/Caspar Rae)

Intinya sih...

  • Tobias Sühlmann menjadi Kepala Desain baru Porsche, menggantikan Michael Mauer yang telah memimpin selama 21 tahun.

  • Sühlmann dihadapkan pada penurunan penjualan global Porsche dan tantangan untuk menjaga keseimbangan antara evolusi dan revolusi dalam desain mobil.

  • Kepindahan Sühlmann ke Porsche membawa sinergi mantan aliansi McLaren di pucuk pimpinan, dengan visi yang dianggap sebagai aset kuat bagi perusahaan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Porsche baru saja mengumumkan pergantian kepemimpinan di departemen desain mereka, sebuah momen langka bagi merek yang sangat jarang melakukan perubahan struktur kreatif. Tobias Sühlmann resmi ditunjuk sebagai Kepala Desain baru, menggantikan Michael Mauer yang telah mengabdi dan membentuk wajah Porsche selama 21 tahun terakhir.

Perpindahan ini tidak hanya menjadi berita besar bagi industri otomotif Jerman, tetapi juga meninggalkan lubang besar di markas McLaren. Sühlmann, yang memiliki rekam jejak panjang di berbagai merek mewah, kini memikul tanggung jawab berat untuk menjaga warisan visual Porsche tetap relevan di tengah pergeseran pasar global yang menantang.

1. Sosok pemimpin kelima dalam sejarah desain Porsche

Logo Porsche (unsplash.com/Alvaro Polo)

Melansir laporan dari carscoops.com, Tobias Sühlmann adalah orang kelima yang pernah menjabat sebagai bos desain dalam seluruh sejarah panjang Porsche. Penunjukannya menandakan sebuah transisi generasi yang sangat penting bagi perusahaan. Sebelum berlabuh di Stuttgart, Sühlmann menjabat sebagai Chief Design Officer di McLaren dan memiliki portofolio mengesankan di Volkswagen, Bugatti, Aston Martin, serta Bentley.

Sühlmann menggantikan Michael Mauer, sosok legendaris yang memimpin Porsche sejak dua dekade lalu dan berperan besar dalam melahirkan model ikonis mulai dari Panamera, 918 Spyder, hingga mobil listrik pertama mereka, Taycan. Dengan rekam jejak yang mencakup merek warisan hingga supercar modern, Sühlmann diharapkan mampu membawa perspektif baru tanpa merusak DNA yang sudah sangat melekat pada merek ini.

2. Tantangan besar di tengah penurunan pasar global

ilustrasi ground clearance pada mobil Porsche (unsplash.com/Demian Tejeda-Benitez)

Kehadiran Sühlmann terjadi di saat Porsche sedang menghadapi tekanan bisnis yang cukup serius. Penjualan global mereka dilaporkan turun sebesar 10 persen, terutama karena pasar China yang tidak lagi sekuat dulu dan permintaan terhadap model Taycan yang menurun drastis meskipun telah mendapatkan penyegaran. Sühlmann harus menggunakan seluruh kemampuannya untuk memastikan produk Porsche tetap menjadi objek dambaan di tengah fenomena "kelelahan EV" (kendaraan listrik) di pasar mewah.

Salah satu tantangan terbesarnya adalah menjaga keseimbangan antara evolusi dan revolusi, terutama pada model sakral seperti Porsche 911. Pembeli Porsche umumnya mengharapkan perubahan yang halus dan tetap menghormati sejarah, namun di sisi lain, model-model baru harus terasa cukup segar untuk menggoda pelanggan yang kini memiliki jauh lebih banyak pilihan merek pesaing.

3. Sinergi mantan aliansi McLaren di pucuk pimpinan

Porsche models 918 (porsche.com)

Kepindahan Sühlmann ke Stuttgart tampaknya tidak lepas dari peran CEO Porsche saat ini, Michael Leiters. Keduanya pernah bekerja sama saat Leiters masih menjabat sebagai bos di McLaren. Kesamaan visi dan bahasa antara studio desain dan meja CEO ini dianggap sebagai aset kuat bagi Porsche untuk mengambil keputusan produk yang cepat dan berani di masa depan.

Leiters memberikan penghormatan tinggi kepada Michael Mauer yang telah membawa DNA Porsche melintasi berbagai era. Kini, dengan Sühlmann di kursi kemudi kreatif, publik menantikan apakah Porsche akan tetap bermain aman dengan desain yang konservatif atau mulai berani bereksperimen lebih jauh dalam menghadapi kompetisi otomotif masa depan yang semakin ketat dan berbasis teknologi digital.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team