Keinginan untuk membangun industri otomotif nasional menginspirasi sebuah kolaborasi unik di akhir 1990-an. Ryongbong Company asal Korea Utara bermitra dengan cabang bisnis Gereja Unifikasi Korea Selatan, Tongil Group. Usaha patungan ini menyatukan mereka dengan tujuan bersama. Menandai pula langkah penuh harapan menuju inovasi dan kerja sama antar-Korea.
Pendeta Moon yang lahir di Korut mendirikan Gereja Unifikasi pada tahun 1954. Ia bertemu Kim Il Sung pada tahun 1991 dan mereka berbagi harapan untuk reunifikasi. Kemitraan mereka mengikuti model usaha patungan China yang sukses. Pihak asing menawarkan pendanaan dan teknologi, sementara pihak lokal menyediakan tenaga kerja, fasilitas, dan akses pasar. Yuk, simak fakta unik tentang Pyeonghwa Motors berikut ini!
