Memiliki mobil bermesin besar memang memberikan sensasi berkendara yang berbeda—tenaga melimpah, torsi kuat, dan akselerasi spontan yang mampu menaklukkan berbagai kondisi jalan. Namun, di balik kenikmatan tersebut, pemiliknya kerap harus berdamai dengan konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi dibanding mobil bermesin kecil.
Meski begitu, boros bukanlah takdir. Dengan kebiasaan berkendara yang tepat, perawatan yang konsisten, dan strategi penggunaan kendaraan yang lebih cerdas, mobil bermesin besar tetap bisa memiliki efisiensi yang masuk akal. Kuncinya adalah memahami bagaimana mesin bekerja dan menyesuaikan gaya berkendara agar bahan bakar tidak terbuang sia-sia.
