Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Riset Terbaru Buktikan Baterai Mobil Listrik Jauh Lebih Awet dari Perkiraan!
Ilustrasi Mobil Listrik (https://pixabay.com/id/illustrations/kecerdasan-buatan-keganjilan-7768524/)
  • Riset Geotab 2026 menunjukkan degradasi baterai mobil listrik hanya sekitar 1,8–2,3% per tahun, membuktikan teknologi baterai modern jauh lebih stabil dan tahan lama dari perkiraan sebelumnya.
  • Baterai kendaraan listrik mampu mempertahankan kesehatan di atas 80% meski menempuh ratusan ribu kilometer, menandakan umur pakainya bisa melampaui komponen fisik mobil itu sendiri.
  • Hasil studi ini meningkatkan kepercayaan pasar terhadap nilai jual kembali mobil listrik bekas dan mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di sektor komersial serta transportasi umum.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
awal 2026

Geotab merilis riset komprehensif yang menunjukkan bahwa degradasi kapasitas baterai mobil listrik hanya sekitar 1,8–2,3 persen per tahun. Studi ini membantah kekhawatiran publik tentang penurunan performa baterai yang cepat.

kini

Temuan Geotab memperkuat kepercayaan konsumen terhadap daya tahan baterai kendaraan listrik dan meningkatkan prospek nilai jual kembali di pasar mobil bekas.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sebuah riset skala besar menunjukkan bahwa baterai mobil listrik modern memiliki tingkat degradasi yang sangat rendah, membantah anggapan bahwa daya tahan baterai cepat menurun setelah beberapa tahun pemakaian.
  • Who?
    Penelitian dilakukan oleh perusahaan telematika global Geotab melalui analisis data penggunaan ribuan kendaraan listrik di berbagai negara.
  • Where?
    Data dikumpulkan dari kendaraan listrik yang beroperasi di berbagai wilayah dunia, tanpa disebutkan lokasi spesifik penelitian dilakukan.
  • When?
    Laporan hasil riset dirilis pada awal tahun 2026 berdasarkan pemantauan jangka panjang terhadap performa baterai kendaraan listrik.
  • Why?
    Riset ini dilakukan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai masa pakai baterai mobil listrik dan biaya penggantian yang dianggap tinggi.
  • How?
    Geotab menganalisis data telematika nyata dari ribuan unit kendaraan, menemukan penurunan kapasitas rata-rata hanya 1,8–2,3 persen per tahun dengan performa tetap stabil dalam berbagai kondisi penggunaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang pintar dari Geotab yang lihat banyak mobil listrik di dunia. Mereka hitung baterainya ternyata kuat banget dan nggak cepat rusak. Tiap tahun cuma berkurang dikit tenaganya. Jadi mobilnya masih bisa jalan jauh dan tetap kencang walau sudah lama dipakai. Sekarang orang jadi nggak takut lagi beli mobil listrik karena baterainya awet.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Riset terbaru dari Geotab menghadirkan kabar menggembirakan bagi dunia otomotif dengan membuktikan bahwa baterai mobil listrik memiliki daya tahan luar biasa, hanya mengalami degradasi sekitar dua persen per tahun. Temuan ini menegaskan kematangan teknologi baterai modern, memberikan rasa aman bagi pemilik kendaraan, serta memperkuat kepercayaan terhadap nilai jual kembali mobil listrik di pasar global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kekhawatiran mengenai masa pakai baterai yang cepat habis dan biaya penggantian yang selangit masih menjadi salah satu batu sandungan terbesar bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Anggapan bahwa baterai mobil listrik akan mengalami penurunan performa drastis seperti halnya baterai ponsel pintar dalam beberapa tahun pemakaian telah menciptakan keraguan yang cukup masif di pasar otomotif global.

Namun, prasangka negatif tersebut kini berhasil dipatahkan oleh sebuah studi komprehensif skala besar yang dirilis oleh perusahaan telematika global terkemuka. Melalui analisis mendalam terhadap data riil penggunaan ribuan kendaraan listrik di berbagai belahan dunia, ditemukan bukti empiris bahwa teknologi baterai modern memiliki daya tahan yang jauh lebih tangguh dan stabil daripada yang diperkirakan sebelumnya.

1. Temuan angka degradasi tahunan yang sangat minim

ilustrasi mobil listrik (pexels.com/Gustavo Fring)

Riset terbaru yang dirilis oleh Geotab pada awal 2026 menguak fakta bahwa penurunan kapasitas baterai kendaraan listrik rata-rata hanya berkurang antara 1,8 persen hingga 2,3 persen saja per tahun. Angka degradasi yang sangat kecil ini menunjukkan bahwa teknologi manajemen termal dan kimia sel baterai pada mobil listrik generasi sekarang sudah berada pada level yang sangat matang. Penurunan yang tidak sampai 3 persen setiap tahunnya ini hampir tidak akan terasa dalam penggunaan sehari-hari oleh para pemilik kendaraan.

Melalui pemantauan data telematika yang objektif dari ribuan unit yang beroperasi, Geotab membuktikan bahwa kekhawatiran tentang baterai yang akan "melempem" setelah beberapa tahun kepemilikan adalah mitos yang tidak berdasar. Degradasi yang terjadi berlangsung secara linear dan sangat lambat, sehingga performa mobil dalam hal akselerasi dan penyaluran tenaga tetap terjaga dengan optimal layaknya mobil baru meskipun kendaraan sering digunakan dalam berbagai kondisi cuaca.

2. Jaminan kesehatan baterai tetap prima setelah ratusan ribu kilometer

ilustrasi mobil listrik (pexels.com/Philippe WEICKMANN)

Dengan laju degradasi yang sangat rendah tersebut, mayoritas baterai kendaraan listrik diproyeksikan akan tetap memiliki tingkat kesehatan atau State of Health (SoH) di atas 80% bahkan setelah menempuh jarak ratusan ribu kilometer. Batasan 80% sering kali dijadikan indikator krusial dalam industri otomotif sebagai ambang batas kenyamanan sebelum sebuah baterai dianggap mengalami penurunan performa yang signifikan untuk mobilitas jarak jauh.

Kenyataan bahwa baterai mampu mempertahankan kapasitas di atas batas psikologis tersebut setelah menempuh jarak yang sangat jauh memberikan implikasi besar terhadap nilai investasi kendaraan. Hal ini berarti umur pakai operasional baterai dari pabrikan kemungkinan besar akan melampaui usia pakai total dari komponen fisik mobil itu sendiri, seperti sistem suspensi atau bodi kendaraan. Pemilik mobil tidak perlu lagi dihantui ketakutan harus melakukan penggantian baterai secara total di tengah masa kepemilikan kendaraan.

3. Dampak positif terhadap nilai jual kembali dan masa depan pasar bekas

ilustrasi mobil listrik (pexels.com/Kindel Media)

Hasil analisis data dari Geotab ini membawa angin segar yang sangat dinantikan oleh ekosistem pasar mobil bekas khusus kendaraan listrik. Selama ini, harga jual kembali mobil listrik cenderung merosot tajam karena calon pembeli kedua merasa takut mendapatkan unit dengan baterai yang sudah rusak. Dengan adanya basis data ilmiah yang membuktikan ketangguhan baterai ini, nilai sisa (*resale value*) dari kendaraan listrik bekas diprediksi akan menjadi jauh lebih stabil dan kompetitif di masa depan.

Kejelasan mengenai masa pakai baterai yang panjang ini juga akan mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di sektor armada komersial dan transportasi umum yang menuntut efisiensi biaya jangka panjang. Konsumen kini dapat membeli kendaraan listrik dengan keyakinan penuh bahwa komponen paling berharga di dalam mobil mereka dirancang untuk bertahan lama, sekaligus mengurangi kekhawatiran global mengenai isu limbah baterai dini yang selama ini sering diperdebatkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team