Kekhawatiran mengenai masa pakai baterai yang cepat habis dan biaya penggantian yang selangit masih menjadi salah satu batu sandungan terbesar bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Anggapan bahwa baterai mobil listrik akan mengalami penurunan performa drastis seperti halnya baterai ponsel pintar dalam beberapa tahun pemakaian telah menciptakan keraguan yang cukup masif di pasar otomotif global.
Namun, prasangka negatif tersebut kini berhasil dipatahkan oleh sebuah studi komprehensif skala besar yang dirilis oleh perusahaan telematika global terkemuka. Melalui analisis mendalam terhadap data riil penggunaan ribuan kendaraan listrik di berbagai belahan dunia, ditemukan bukti empiris bahwa teknologi baterai modern memiliki daya tahan yang jauh lebih tangguh dan stabil daripada yang diperkirakan sebelumnya.
