Membeli mobil sering dianggap sebagai keputusan rasional yang berbasis spesifikasi dan harga. Banyak orang fokus pada tahun produksi, jarak tempuh, serta tampilan luar yang masih terlihat meyakinkan. Padahal, mobil bukan sekadar benda statis, melainkan kendaraan yang berinteraksi langsung dengan tubuh, kebiasaan, dan gaya berkendara pemiliknya.
Tanpa test drive, banyak aspek penting luput dari perhatian dan baru terasa setelah transaksi selesai. Risiko ini gak selalu terlihat di brosur atau deskripsi penjual, bahkan bisa muncul dari hal-hal kecil yang terkesan sepele. Supaya keputusan membeli mobil benar-benar matang dan gak berujung penyesalan, penting memahami risiko tersembunyi di balik pembelian tanpa uji jalan. Yuk, simak satu per satu risikonya sebelum mengambil keputusan besar!
