Pasar otomotif Tiongkok sedang berada di titik balik sejarah setelah mencatatkan penurunan drastis pada penjualan mobil bermesin pembakaran internal (ICE) selama enam tahun terakhir. Seiring dengan penetrasi kendaraan energi baru (NEV) yang mencapai angka 59 persen pada akhir 2025, dominasi mobil bensin kini mulai memudar dan memaksa para raksasa otomotif dunia untuk memikirkan ulang strategi mereka.
Data menunjukkan penurunan volume tahunan yang sangat signifikan, dari 17,8 juta unit pada tahun 2020 menjadi hanya 10,85 juta unit pada tahun 2025. Pergeseran perilaku konsumen yang kini lebih melirik kendaraan listrik telah membentuk ulang peta permintaan di berbagai segmen pasar, meninggalkan lubang besar dalam angka penjualan produsen mobil konvensional.
