Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi mobil
ilustrasi mobil (pexels.com/Erik Mclean)

Intinya sih...

  • Suara mesin tidak normal dan terasa kasar

  • Bekas bongkaran pada blok mesin

  • Asap knalpot berlebihan dan tidak normal

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Membeli mobil bekas memang bisa menjadi solusi yang cukup ekonomis, tapi juga sejumlah risiko tetap harus diperhatikan dengan baik karena bisa jadi tersembunyi. Salah satu risiko terbesar adalah mobil yang pernah mengalami turun mesin, sebab kondisi ini pada umumnya menandakan bahwa terdapat kerusakan yang cukup serius pada bagian inti kendaraan.

Turun mesin tidak selalu menandakan mobil tidak layak untuk digunakan, namun justru bisa memengaruhi performa hingga biaya perawatan di kemudian hari. Oleh sebab itu, ketahuilah beberapa tanda berikut ini bahwa mobil pernah turun mesin, sehingga kamu perlu mewaspadainya sebelum membeli.

1. Suara mesin tidak normal dan terasa kasar

ilustrasi mobil (pexels.com/Mike Bird)

Mobil yang pernah turun mesin biasanya akan mengeluarkan suara mesin yang terdengar tidak halus, seperti bunyi ketukan halus hingga getaran terlebih ketika mesin dinyalakan. Suara yang ada biasanya akan terdengar lebih jelas pada saat mesin dalam kondisi langsam atau pada saat pedal gas diinjak secara perlahan.

Kondisi ini memang pada umumnya mengindikasikan terjadi masalah pada komponen mesin yang mungkin tidak terpasang dengan presisi setelah proses pembongkaran dilakukan. Jika terus dibiarkan, maka suara mesin yang kasar pun akan menjadi tanda awal dari penurunan performa kendaraan secara bertahap.

2. Bekas bongkaran pada blok mesin

ilustrasi bengkel (unsplash.com/Kenny Eliason)

Tanda lain yang cukup mudah dikenali adalah adanya bekas bongkaran yang terdapat pada bagian blok mesin, seperti baut yang mungkin terlihat baru atau tampak tidak seragam. Perbedaan warna atau goresan pada area mesin juga turut menjadi petunjuk bahwa mesin tersebut pernah dibuka sebelumnya.

Bekas bongkaran kerap kali luput dari perhatian pembeli awam, sehingga perlu dikenali dengan seksama dan detail.Padahal kondisi yang ada justru penting untuk diperiksa karena menunjukkan adanya reiwayat perbaikan besar yang mungkin pernah dilakukan mobil tersebut. 

3. Asap knalpot berlebihan dan tidak normal

ilustrasi knalpot mobil (unsplash.com/Oscar Sutton)

Mobil bekas yang pernah turun mesin biasanya akan berpotensi mengeluarkan asap knalpot berwarna putih pekat atau kebiruan. Asap yang ada ternyata bisa menjadi pertanda adanya pembakaran oli yang mungkin tidak sempurna pada bagian dalam ruang mesin.

Kondisi asap knalpot berlebih ini pada umumnya muncul akibat keausan komponen mesin atau pemasangan yang kurang tepat setelah proses turun mesin. Jika asap knalpot terlihat berlebihan, maka sebaiknya dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum memutuskan untuk membelinya.

4. Performa mesin terasa menurun

ilustrasi mobil (unsplash.com/Amith Ramakrishna)

Performa mesin yang terasa kurang responsif pada saat berakselerasi juga turut menjadi tanda mobil pernah mengalami penurunan mesin. Tenaga yang terasa berat atau tidak stabil sebetulnya menandakan adanya kerja mesin tidak lagi optimal.

Konsumsi bahan bakar juga turut menjadi pertanda apabila boros secara berlebihan, sehingga hal ini patut dicurigai. Performa yang menurun juga biasanya berbanding lurus dengan efisiensi mesin yang tidak lagi bekerja secara maksimal.

Mengenali tanda mobil bekas yang pernah turun mesin ternyata merupakan langkah penting untuk menghindari kerugian di masa depan. Dengan pemeriksaan teliti dan pengetahuan yang memadai, maka kamu bisa membuat keputusan yang lebih bijak sebelum membeli mobil bekas. Harus ekstra selektif dalam menentukan mobil bekas yang akan dipilih dan pastikan kondisinya memang layak digunakan, serta usahakan tidak pernah mengalami turun mesin. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian