Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi mengemudi mobil
ilustrasi mengemudi mobil (pexels.com/Gustavo Fring)

Intinya sih...

  • Gaya berkendara stabil mempengaruhi efisiensi BBM

  • Perhatikan tekanan dan kondisi ban untuk menghemat BBM

  • Mengurangi beban berlebih di dalam mobil membantu efisiensi BBM

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Konsumsi BBM sering menjadi isu sensitif bagi pemilik mobil, apalagi saat mobil digunakan setiap hari untuk rutinitas kerja dan aktivitas keluarga. Kenaikan harga bahan bakar dan kondisi lalu lintas yang padat membuat efisiensi BBM terasa semakin penting. Mobil yang boros bukan cuma berdampak ke pengeluaran, tapi juga memengaruhi kenyamanan berkendara secara keseluruhan.

Di sisi lain, banyak kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele padahal berpengaruh besar terhadap efisiensi BBM. Cara berkendara, perawatan mobil, hingga pengaturan beban punya peran yang saling berkaitan. Memahami faktor-faktor ini bisa membantu penggunaan BBM lebih rasional tanpa mengorbankan performa mobil. Yuk, mulai pahami tips praktis agar konsumsi BBM tetap efisien untuk pemakaian harian!

1. Menjaga gaya berkendara tetap stabil

ilustrasi mengemudi mobil (unsplash.com/Michael Kahn)

Gaya berkendara punya pengaruh langsung terhadap efisiensi BBM. Akselerasi mendadak dan pengereman berulang membuat mesin bekerja lebih keras dari yang seharusnya. Kondisi ini memicu konsumsi bahan bakar meningkat tanpa disadari.

Menjaga kecepatan stabil membantu mesin bekerja di putaran optimal. Teknik eco driving mendorong pengemudi untuk lebih halus saat menekan pedal gas dan membaca kondisi lalu lintas lebih awal. Dengan ritme berkendara yang konsisten, BBM bisa digunakan lebih efisien dan perjalanan terasa lebih nyaman.

2. Memperhatikan tekanan dan kondisi ban

ilustrasi mengecek kondisi ban mobil (freepik.com/prostooleh)

Ban sering luput dari perhatian, padahal kondisinya sangat berpengaruh pada konsumsi BBM. Tekanan ban yang kurang membuat hambatan gulir meningkat, sehingga mesin butuh tenaga ekstra. Efeknya, BBM terkuras lebih cepat dalam pemakaian harian.

Tekanan ban yang sesuai rekomendasi pabrikan membantu mobil melaju lebih ringan. Selain efisiensi BBM, ban juga lebih awet dan respons kemudi terasa lebih presisi. Pemeriksaan rutin sederhana ini memberi manfaat ganda bagi performa dan pengeluaran.

3. Mengurangi beban berlebih di dalam mobil

ilustrasi beban mobil (pexels.com/Karola G)

Beban berlebih membuat kerja mesin semakin berat. Barang-barang yang jarang terpakai di bagasi sering kali terlupakan, padahal bobot tambahan ini berdampak langsung pada konsumsi BBM. Semakin berat mobil, semakin besar energi yang dibutuhkan untuk bergerak.

Mengosongkan bagasi dari barang tak perlu membantu mobil melaju lebih efisien. Selain itu, distribusi beban yang lebih ringan membuat suspensi dan ban bekerja lebih optimal. Langkah sederhana ini efektif menjaga efisiensi BBM tanpa perlu biaya tambahan.

4. Mengelola penggunaan mesin saat berhenti

ilustrasi mengemudi mobil (pexels.com/Esmihel Muhammed)

Mesin yang menyala saat mobil berhenti tetap mengonsumsi BBM. Kondisi idle terlalu lama, terutama di kemacetan atau saat menunggu, sering kali dianggap wajar. Padahal kebiasaan ini pelan-pelan meningkatkan konsumsi bahan bakar harian.

Mematikan mesin saat berhenti cukup lama bisa membantu penghematan BBM. Selain itu, mesin juga punya kesempatan untuk mendingin secara alami. Pengelolaan waktu idle yang bijak memberi dampak nyata pada efisiensi dan umur mesin.

5. Melakukan perawatan mesin secara rutin

ilustrasi servis mobil (pexels.com/Artem Podrez)

Mesin yang terawat bekerja lebih efisien dan stabil. Filter udara kotor, oli yang sudah menurun kualitasnya, dan busi yang aus membuat pembakaran gak optimal. Kondisi ini memaksa mesin menggunakan lebih banyak BBM untuk menghasilkan tenaga yang sama.

Perawatan rutin sesuai jadwal pabrikan membantu menjaga fuel efficiency. Mesin yang bersih dan komponen yang prima membuat proses pembakaran lebih sempurna. Dalam jangka panjang, perawatan ini membantu pengeluaran BBM tetap terkendali sekaligus menjaga performa mobil.

Menjaga konsumsi BBM tetap efisien membutuhkan kesadaran terhadap kebiasaan harian yang sering luput dari perhatian. Langkah-langkah kecil seperti gaya berkendara stabil dan perawatan rutin memberi dampak besar dalam jangka panjang. Efisiensi BBM bukan sekadar soal hemat, tapi juga soal penggunaan mobil yang lebih bijak. Dengan pendekatan yang tepat, mobil bisa tetap nyaman digunakan tanpa membebani pengeluaran harian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian