Ban merupakan satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan aspal, sehingga kondisinya menentukan keselamatan seluruh penumpang. Seiring berjalannya waktu, material karet pada ban akan mengalami proses oksidasi yang menyebabkan hilangnya elastisitas alami akibat paparan panas, sinar ultraviolet, dan perubahan cuaca yang ekstrem.
Kondisi ban yang sudah getas atau mengeras sering kali luput dari perhatian karena kembangan atau alur ban mungkin masih terlihat tebal. Padahal, karet yang sudah kehilangan kelenturannya tidak lagi mampu mencengkeram jalan dengan optimal, terutama saat melakukan pengereman mendadak atau melintasi jalanan yang basah dan licin.
