Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Xiaomi YU7 Standard Resmi Meluncur, Siap Bersaing dengan Tesla Model Y
ilustrasi Xiaomi SU7 (xiaomiev.com/su7)

Persaingan pasar kendaraan listrik di Tiongkok kembali memanas setelah raksasa teknologi Xiaomi resmi meluncurkan varian terbaru dari SUV andalan mereka. Mobil listrik yang diberi nama Xiaomi YU7 "True Standard Edition" ini diperkenalkan langsung dalam sebuah acara ekosistem megah bertajuk "Human x Car x Home".

Langkah berani ini diambil oleh Xiaomi untuk memberikan pilihan yang lebih ekonomis bagi para konsumen. Kehadiran varian baru ini sekaligus menjadi senjata utama perusahaan dalam menggoyang dominasi penjualan sang rival abadi, Tesla Model Y.

1. Strategi pemangkasan harga demi meningkatkan daya saing

Xiaomi YU7 GT (mi.com)

Sejak awal kemunculannya, Xiaomi YU7 sebenarnya sempat mengungguli angka penjualan bulanan Tesla Model Y selama dua bulan berturut-turut, meski secara total akumulasi masih tertinggal. Melalui data yang dilansir dari carnewschina.com, CEO Xiaomi, Lei Jun, menyadari adanya celah kompetisi pada sektor harga di varian dasar yang dirilis sebelumnya.

Dalam pidatonya di acara peluncuran tersebut, Lei Jun secara terbuka mengungkapkan alasan di balik lahirnya varian baru ini. "Varian basis YU7 sebelumnya memiliki jarak tempuh yang sangat jauh, sehingga harganya hanya terpaut lebih murah 10.000 yuan dari Tesla Model Y dan dinilai kurang kompetitif di pasar," ujarnya menjelaskan situasi tersebut. Oleh karena itu, varian True Standard Edition ini kini dihadirkan dengan harga 233.500 yuan atau sekitar 34.300 USD (setara Rp548 jutaan), yang berarti 30.000 yuan (4.350 USD) jauh lebih murah daripada sang kompetitor.

2. Jarak tempuh lebih panjang dengan bobot kendaraan yang lebih ringan

Xiaomi YU7 GT (mi.com)

Meskipun dijual dengan harga yang jauh lebih miring, Xiaomi YU7 Standard Edition ini justru menawarkan keunggulan spesifikasi yang mutakhir. Mobil ini diklaim mampu menjelajah hingga jarak 643 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Angka tersebut mencatatkan jarak tempuh yang lebih panjang 50 kilometer jika dibandingkan dengan varian standar Tesla Model Y yang hanya mentok di angka 593 kilometer.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) setempat, SUV berukuran medium-to-large ini mempertahankan dimensi bongsornya yang proporsional. Mobil ini memiliki panjang 4.999 mm, lebar 1.996 mm, tinggi berkisar 1.600 mm, serta jarak sumbu roda yang lapang mencapai 3.000 mm. Dapur pacunya mengandalkan motor tunggal penggerak roda belakang (RWD) yang menyemburkan tenaga 235 kW atau setara 315 tenaga kuda. Sektor dayanya disokong oleh baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) pasokan dari CATL, yang membuat bobot total kendaraan menyusut menjadi 2.200 kg atau lebih ringan 115 kg dari varian sebelumnya.

3. Restrukturisasi lini produk untuk mendongkrak kembali angka penjualan

Xiaomi YU7 GT (mi.com)

Kedatangan varian ekonomis ini secara otomatis mengubah struktur keluarga lini YU7 di pasaran. Varian True Standard Edition yang baru diluncurkan ini resmi mengemban tugas sebagai tipe entri-level terkini, sementara varian standar lama yang rilis tahun lalu kini naik kelas dan berganti nama menjadi "Long Range Edition". Untuk menambah daya tarik estetika, Xiaomi juga memberikan opsi personalisasi baru berupa velg berdiameter 20 inci dengan desain unik berbentuk pola beras dan bunga plum.

Langkah penyegaran ini dinilai sangat krusial bagi kelangsungan bisnis otomotif Xiaomi. Saat pertama kali melakukan debut pada 18 Juni 2025, Xiaomi YU7 sempat menjadi pengacau pasar yang luar biasa dengan mencetak lebih dari 200.000 pesanan pasti hanya dalam waktu tiga menit pertama. Namun, setelah antrean panjang konsumen selama hampir setahun tersebut berhasil diselesaikan, grafik penjualan YU7 mulai menunjukkan tren penurunan, di mana pada bulan lalu angka penjualannya tercatat merosot hingga di bawah sepuluh ribu unit saja. Varian murah ini diharapkan mampu menjadi stimulus baru untuk mendongkrak kembali gairah pasar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team