Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Ritual Sederhana Sebelum Riding Ini Bisa Menyelamatkanmu di Jalan
ilustasi ban motor (Pexels/Gijs Coolen)

  • Cek sistem pencahayaan motor, termasuk lampu depan, belakang, sein, dan rem untuk visibilitas dan komunikasi antar-pengendara.

  • Perhatikan sistem pengereman dengan memeriksa tekanan normal tuas rem depan dan belakang serta indikator ABS di panel digital.

  • Pastikan tekanan dan kondisi ban sesuai rekomendasi pabrikan untuk menjaga traksi saat menikung dan keselamatan di jalan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Buat banyak pengendara, rutinitas sebelum menyalakan motor sering dianggap sepele. Padahal, ada tiga langkah sederhana yang bisa menentukan apakah perjalananmu aman atau justru berakhir di bengkel. Ritual kecil ini tak sampai lima menit, tapi efeknya bisa menyelamatkan nyawa — baik milikmu maupun orang lain di jalan.

Sebagian besar kecelakaan ringan justru terjadi bukan karena kelalaian besar, tapi karena hal-hal kecil yang diabaikan. Lampu yang mati, rem yang aus, atau ban yang kurang tekanan sering kali jadi awal dari masalah. Jadi, sebelum buru-buru berangkat, ada baiknya kamu luangkan waktu sejenak untuk memeriksa tiga hal penting ini.

1. Cek sistem pencahayaan motor

ilusrasi lampu motor (pexels.com/cottonbro studio)

Langkah pertama adalah memastikan semua lampu berfungsi dengan baik: lampu depan, lampu belakang, lampu sein, bahkan lampu rem. Pencahayaan bukan sekadar soal visibilitas, tapi juga komunikasi antar-pengendara. Lampu yang redup atau mati bisa membuat pengendara lain tak menyadari keberadaanmu. Jika kamu sering berkendara malam hari, pastikan lampu depan tidak terlalu tinggi arah sorotnya agar tidak menyilaukan. Untuk motor modern, periksa juga indikator di panel digital yang memberi tanda kalau ada lampu putus.

2. Perhatikan sistem pengereman

ilustrasi menekan rem motor (freepik.com/freepik)

Rem adalah penyelamat utama di situasi darurat. Sebelum jalan, tekan tuas rem depan dan injak rem belakang. Rasakan apakah ada tekanan normal atau justru terasa “kosong”. Jika terasa lembek atau tuas terlalu dalam, bisa jadi kampas rem sudah menipis atau minyak rem berkurang. Jangan tunggu hingga muncul bunyi gesekan logam baru kamu servis. Untuk motor dengan ABS, pastikan indikator di panel tidak menyala terus-menerus karena itu tanda sistemnya bermasalah.

3. Jangan lupa tekanan dan kondisi ban

ilustrasi mengecek kondisi ban motor (pexels.com/cottonbro studio)

Banyak pengendara lupa bahwa ban adalah satu-satunya titik kontak antara motor dan jalan. Ban yang kurang tekanan bisa membuat motor limbung, sementara tekanan berlebih bisa mengurangi traksi saat menikung. Pastikan tekanan sesuai rekomendasi pabrikan (biasanya tertulis di lengan ayun atau dekat footstep). Lihat juga apakah ada retakan, paku kecil, atau permukaan ban yang sudah botak. Percaya deh, ban yang sehat jauh lebih penting daripada sekadar tampilan motor yang kinclong.

Kebiasaan kecil sebelum berkendara ini tidak hanya melindungi motor, tapi juga memberikan rasa tenang saat di jalan. Kamu tidak perlu jadi mekanik untuk melakukannya, cukup disiplin dan sedikit perhatian setiap pagi. Ingat, keselamatan di jalan bukan cuma soal nasib, tapi juga hasil dari kebiasaan baik yang kamu tanamkan setiap kali memutar kunci kontak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team