Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi motor (unsplash.com/Kirk Thornton)
ilustrasi motor (unsplash.com/Kirk Thornton)

Intinya sih...

  • Servis awal penting untuk memeriksa adaptasi komponen mesin, rem, dan transmisi agar berfungsi dengan normal.
  • Potensi kotoran dari proses manufaktur harus segera dibersihkan agar tidak mengganggu performa mesin.
  • Kalibrasi sistem elektronik pada motor baru perlu diperiksa ulang untuk mencegah adanya error yang berkembang menjadi masalah besar.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak orang yang berpikir bawa motor baru tidak perlu diservis karena semua komponen yang digunakan masih dalam kondisi optimal dan belum ada yang mengalami kerusakan. Padahal anggapan keliru karena motor baru juga tetap memerlukan perawatan awal untuk memastikan performanya tetap stabil, serta tidak menimbulkan adanya masalah di kemudian hari.

Servis awal pada motor baru bukan hanya bertujuan untuk memeriksa komponen-komponen dasar, namun juga memiliki fungsi penting sebagai tahap adaptasi mesin terhadap penggunaan-penggunanya. Nah, berikut beberapa alasan mengapa motor baru tetap harus diservis secara rutin.

1. Penyesuaian komponen baru

ilustrasi motor (pexels.com/Ayberk Mirza)

Komponen motor baru biasanya masih dalam tahap adaptasi, terutama untuk bagian mesin, rem, dan transmisi yang mulai saling bergesekan pada saat motor digunakan pertama kalinya. Servis awal tentu dapat membantu para teknisi untuk memastikan bahwa semua bagian dari motor milikmu tetap berfungsi dengan normal tanpa adanya keausan yang berlangsung terlalu cepat.

Servis ini tentu merupakan langkah penting karena adanya potensi kotoran dari proses manufaktur atau pelumas awal yang mungkin masih mengendap di bagian dalam mesin. Jika kondisi ini tidak segera dibersihkan atau diganti dengan tepat waktu, maka residunya akan mengganggu performa mesin dan juga mempercepat potensi kerusakan.

2. Penggantian oli pertama

ilustrasi oli motor (pexels.com/setengahlimasore)

Oli mesin pertama pada motor ternyata hanya bersifat sementara, sebab memiliki tugas penting untuk membersihkan sisa-sisa logam atau serpihan dari hasil produksi yang terdapat di ruang mesin. Penggantian oli pada servis awal tentu merupakan langkah penting agar proses pelumasan tetap optimal dan juga menghindari adanya gesekan secara kasar antar komponen mesin.

Apabila oli awal dibiarkan terlalu lama, maka kotoran logam tersebut pada akhirnya akan tercampur di dalamnya, bahkan bisa menyebabkan penurunan kualitas pelumasan dan juga meningkatkan potensi keausan pada bagian mesin. Oleh sebab itu, kamu harus sesegera mungkin mengganti oli dengan tepat waktu sebagai langkah bijak untuk menjaga usia pakai motor.

3. Kalibrasi dan pemeriksaan sistem elektronik

ilustrasi mengendarai motor (pexels.com/setengah lima sore)

Motor motor keluaran terbaru pada umumnya telah dilengkapi dengan sistem elektronik, seperti ECU, panel digital, dan sensor injeksi yang memang tetap memerlukan pengecekan ulang apabila telah digunakan beberapa kilometer. Kalibrasi tentu merupakan hal penting untuk memastikan bahwa semua sistem tersebut berjalan dengan normal dan tidak mengalami adanya error.

Servis awal ternyata memungkinkan teknisi untuk mendeteksi adanya masalah, seperti kesalahan input pada bagian sensor bahan bakar atau injeksi, sehingga bisa berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar dan juga performa mesin secara keseluruhan. Jika kondisi ini tidak diperiksa sejak dini, maka gangguan kecil saja bisa membawa dampak buruk dan berkembang menjadi masalah besar di kemudian hari.

4. Menjaga garansi pabrik tetap berlaku

ilustrasi rantai motor (pexels.com/Harvey Tan Villarino)

Banyak pabrikan yang berusaha menjaga garansi dengan syarat pemilik motor diwajibkan melakukan servis rutin di bengkel resmi yang jadwalnya telah disesuaikan dengan kebutuhan. Setidaknya dengan menjalani servis awal, maka pemilik motor pun bisa memastikan bahwa hak garansi tersebut tetap berlaku, khususnya jika terjadi kerusakan atau masalah produksi.

Jika servis rutin cenderung diabaikan atau dilakukan di luar ketentuan pabrik, maka garansi tersebut akan rentan hangus dan segala biaya perbaikan pun menjadi tanggung jawab pribadi. Tidak heran apabila menjaga rekam jejak servis sejak awal tentu merupakan langkah penting dalam memaksimalkan proteksi terhadap motor baru.

Meski pun masih dalam kondisi prima, namun motor baru tetap memerlukan perawatan awal demi menjaga performa dan keawetan komponennya. Dengan melakukan servis secara rutin sejak motor pertama kali digunakan, maka dapat melindungi nilai fungsional dan garansinya. Jangan ragu untuk membawa motor baru ke bengkel dan pastikan segala sesuatunya berjalan dengan normal! 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team