Kebiasaan membetot gas atau membuka tuas akselerasi secara mendadak sesaat setelah lampu lalu lintas berganti hijau menjadi pemandangan umum di jalanan perkotaan. Banyak pengendara merasa bahwa hentakan gas yang kuat akan membuat motor melesat lebih cepat dan memenangkan posisi di depan kendaraan lain. Padahal, tindakan impulsif ini merupakan salah satu bentuk kesalahan perilaku berkendara (user error) yang paling merugikan, baik dari sisi efisiensi bahan bakar maupun kesehatan komponen mekanis kendaraan.
Membuka gas secara spontan dan penuh hanya akan menciptakan lonjakan suplai bahan bakar yang tidak mampu dibakar secara sempurna oleh mesin dalam waktu singkat. Alih-alih mendapatkan tenaga putar yang maksimal, bensin justru terbuang percuma di ruang bakar dan hanya menghasilkan panas berlebih serta emisi gas buang yang kotor. Memahami perbedaan antara teknik menyentak gas dan teknik mengurut gas secara linear menjadi kunci utama untuk mencapai efisiensi berkendara yang cerdas di tengah padatnya lalu lintas.
