TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

BMW Motorrad Luncurkan R 18 Classic, Motor Turing Sarat Nostalgia

Hadir dalam varian First Edition dan Base Model

press.bmwgroup.com

Jakarta, IDN Times - BMW Motorrad menghadirkan seri model R 18 terbaru untuk segmen cruiser, yaitu R 18 Classic. Serupa dengan R 18, versi Classic ini identik dengan BMW R 5, baik dari segi desain maupun teknologi.

Motor ini menggemakan nostalgia dari motor-motor serupa pendahulunya yang fokus
pada aspek kemurnian sepeda motor turing, tanpa embel-embel, dan mesin boxer sebagai sumber kepuasan berkendara.

Baca Juga: Motor-motor Touring Bermesin Kecil, Nyaman dan Lebih Irit  

1. Dibekali mesin dua silinder terbaru "Big Boxer"

press.bmwgroup.com

Salah satu keistimewaan BMW R 18 Classic adalah penggunaan mesin boxer dua silinder 1802 cc terbaru "Big Boxer". Mesin ini berpendingin udara tradisional yang sudah diandalkan BMW Motorrad sejak tahun 1923.

BMW Motorrad menyatakan mesin "Big Boxer" R 18 Classic menjadi mesin terbesar yang pernah dibuat perusahaan. Tenaga maksimum yang dihasilkan pada 4.750 rpm adalah 92 hp. Dari 2.000 hingga 4.000 rpm, mesinnya menghasilkan lebih dari 1355 Nm.

2. Desain terinspirasi dari BMW R5

press.bmwgroup.com

R 18 Classic dilengkapi dengan kaca depan besar, kursi penumpang, tas sadel, lampu depan LED tambahan, dan roda depan 16 inci. Kursi penumpang dan kaca depan bisa dilepas apabila ingin tak dibutuhkan.

Desain motor ini sangat dipengaruhi oleh BMW R 5 keluaran 1936. Mesin Big Boxer dipamerkan dalam rangka tabung baja double-loop.

Sesuai dengan filosofi BMW Motorrad, R 18 Classic punya sandaran kaki yang santai
di belakang silinder. Posisi ini tak hanya menjadi khas BMW, tapi juga memungkinkan
posisi berkendara lebih santai untuk handling motor yang optimal.

3. Memiliki tiga mode berkendara dan sejumlah fitur keamanan

press.bmwgroup.com

R 18 Classic menawarkan tiga mode berkendara, yaitu Rain, Roll, dan Rock. Fitur keamanannya meliputi Automatic Stability Control (AC) yang bisa di-nonaktifkan. Ada juga sistem drag torque control (MSR) untuk mencegah roda terkunci ketika melintas di permukaan licin karena pengereman mesin.

Fitur keamanan lainnya adalah reverse assist yang membuat bermanuver jadi nyaman dan juga Hill Start Control.

Baca Juga: Dua Hari Bersama Royal Enfield Himalayan, Apa Saja Kelebihannya?

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya