Ilustrasi uang dan kalkulator di atas meja (pexels.com/olia danilevich)
Hal terpenting yang sering tidak disadari adalah adanya biaya pelunasan dipercepat atau penalti. Besarannya berbeda-beda tergantung leasing, mulai dari 5% hingga 10% dari sisa pokok hutang. Dalam kondisi tertentu, penalti ini bisa membuat pelunasan cepat justru lebih mahal dibanding membayar cicilan seperti biasa. Karena itu, sebelum memutuskan, kamu harus menghitung selisih antara sisa cicilan normal dengan total biaya yang muncul jika dilunasi sekaligus. Keputusan terbaik baru terlihat setelah angka-angka tersebut dibandingkan.
Pada akhirnya, melunasi kredit motor lebih cepat bisa menguntungkan, tetapi tidak selalu. Kuncinya ada pada pemahaman skema bunga dan biaya penalti. Jika setelah dihitung total biayanya lebih kecil, maka pelunasan cepat adalah langkah finansial yang bagus. Tapi jika justru lebih mahal, lebih baik lanjutkan cicilan sesuai tenor. Yang terpenting, jangan terburu-buru—pastikan keputusanmu benar-benar berdasarkan hitungan yang jelas, bukan sekadar perasaan ingin cepat selesai.