Aktivitas mengendarai sepeda motor merupakan proses yang menuntut konsentrasi penuh dari seluruh indra, terutama indra penglihatan sebagai navigator utama di jalan raya. Mata harus terus memindai kondisi aspal dan pergerakan kendaraan lain dalam berbagai kondisi pencahayaan yang berubah.
Namun, banyak pengendara yang belum menyadari waktu berkendara mana yang sebenarnya memberikan beban kerja paling berat pada mata. Berdasarkan sejumlah riset kedokteran mata, berkendara pada kondisi waktu tertentu memicu reaksi biologis pupil yang berbeda.
Nah, perbedaan intensitas cahaya inilah yang memengaruhi kecepatan otot mata dalam beradaptasi, yang pada akhirnya menentukan tingkat kelelahan visual pengendara.
