Perdebatan mengenai efektivitas penggunaan suku cadang asli dibandingkan dengan komponen imitasi atau yang populer disebut "KW" sering kali hanya berujung pada pembahasan mengenai masa pakai. Banyak pemilik kendaraan beranggapan bahwa satu-satunya kerugian membeli komponen non-resmi adalah durabilitas yang lebih pendek, sehingga pilihan tersebut diambil demi menghemat biaya perawatan jangka pendek.
Namun, perbedaan antara kedua jenis komponen ini sebenarnya mencakup aspek teknis yang jauh lebih luas daripada sekadar urusan ketahanan material. Suku cadang asli dirancang dengan standar presisi tinggi yang melibatkan perhitungan metalurgi, toleransi ukuran, serta integrasi sistem secara keseluruhan yang sulit ditiru secara sempurna oleh produsen komponen tiruan.
