Berkendara dengan sepeda motor dalam kecepatan tinggi sering kali memicu adrenalin yang membuat sebagian orang merasa tertantang. Sensasi melesat cepat di jalan raya memberikan kepuasan tersendiri bagi para pencinta kecepatan. Namun, di balik kesenangan sesaat tersebut, ada proses biologis yang sangat berat yang harus ditanggung oleh organ tubuh, terutama otak dan indra penglihatan.
Saat motor melaju menyentuh atau melewati angka 120 kilometer per jam, tubuh manusia sebenarnya dipaksa untuk bekerja melampaui batas kemampuan alaminya. Otak dan mata harus berkolaborasi dengan ekstra keras untuk memproses informasi lingkungan sekitar yang berubah dalam hitungan milidetik. Memahami apa yang terjadi pada kedua organ vital ini sangat penting untuk menyadari risiko besar yang mengintai saat memacu kendaraan terlalu kencang.
