Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kaki Gak Bisa Menapak Saat Naik Motor? Ini Trik Mengatasinya

Kaki Gak Bisa Menapak Saat Naik Motor? Ini Trik Mengatasinya
ilustrasi berhenti di lampu merah (unsplash.com/Dennis Zhang)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Pengendara bertubuh pendek bisa tetap aman berkendara dengan memahami teknik keseimbangan dan posisi tubuh yang tepat, bukan semata bergantung pada tinggi badan.
  • Geser posisi duduk ke satu sisi saat berhenti agar satu kaki bisa menapak kuat di tanah, menjaga stabilitas tanpa perlu memaksakan kedua kaki turun bersamaan.
  • Solusi tambahan meliputi modifikasi jok atau suspensi untuk menurunkan tinggi motor serta memakai sepatu bersol tebal agar jangkauan kaki ke tanah lebih optimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bagi pengendara sepeda motor yang memiliki postur tubuh tidak terlalu tinggi, menghadapi situasi di mana kaki tidak bisa menapak dengan sempurna ke tanah tentu menjadi tantangan tersendera. Kondisi ini sering kali menimbulkan rasa cemas, terutama saat harus berhenti di lampu merah atau menghadapi kemacetan parah. Rasa kurang percaya diri tersebut sebenarnya bisa diatasi dengan memahami teknik berkendara yang tepat agar keseimbangan tetap terjaga.

Keselamatan di jalan raya tidak sepenuhnya bergantung pada tinggi badan, melainkan pada bagaimana cara mengendalikan kendaraan secara bijak. Dengan sedikit penyesuaian posisi tubuh dan modifikasi ringan pada kendaraan, motor yang terasa terlalu tinggi tetap bisa dikendarai dengan nyaman. Berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan agar berkendara tetap aman meskipun kaki menggantung.

1. Geser posisi duduk ke salah satu sisi

ilustrasi berhenti di lampu merah (unsplash.com/Moralis Tsai)
ilustrasi berhenti di lampu merah (unsplash.com/Moralis Tsai)

Saat motor harus berhenti sepenuhnya, jangan memaksakan kedua kaki untuk turun bersamaan jika memang tidak sampai. Langkah terbaik adalah menggeser sedikit posisi pantat ke arah kiri, sehingga kaki kiri dapat menapak dengan kokoh di atas aspal. Sementara itu, kaki kanan tetap berada di atas pijakan kaki atau menekan pedal rem belakang untuk menjaga posisi motor agar tidak bergerak.

Menumpu pada satu kaki jauh lebih stabil dan aman dibandingkan memaksakan kedua ujung jari kaki menyentuh tanah secara jinjit. Teknik ini sangat efektif untuk menjaga keseimbangan motor matik maupun motor bebek. Pastikan untuk selalu menurunkan kaki kiri terlebih dahulu karena sisi kiri adalah area yang paling aman dan jauh dari lajur lalu lintas yang aktif di sebelah kanan.

2. Modifikasi bagian jok atau suspensi kendaraan

ilustrasi lampu merah (pexels.com/Hom Nay Chup Gi)
ilustrasi lampu merah (pexels.com/Hom Nay Chup Gi)

Jika posisi bawaan pabrik dirasa benar-benar menyulitkan, melakukan sedikit modifikasi pada kendaraan bisa menjadi solusi jangka panjang yang sangat membantu. Opsi pertama adalah membawa motor ke tukang jok untuk memapas atau menipiskan busa jok bagian samping. Pengurangan ketebalan busa ini akan membuat paha tidak terlalu mengangkang, sehingga jangkauan kaki ke tanah menjadi lebih dekat.

Opsi kedua adalah dengan menurunkan ketinggian suspensi sepeda motor. Menurunkan segitiga depan atau mengganti shockbreaker belakang dengan ukuran yang sedikit lebih pendek bisa menurunkan tinggi motor secara keseluruhan. Namun, pastikan modifikasi ini tidak terlalu ekstrem agar tidak mengorbankan kenyamanan berkendara dan jarak aman motor dengan permukaan jalan.

3. Gunakan alas kaki dengan sol yang tebal

ilustrasi pengendara di lampu merah (pixabay.com/harveyzoka)
ilustrasi pengendara di lampu merah (pixabay.com/harveyzoka)

Pemilihan sepatu yang tepat ternyata memegang peranan penting dalam menambah jangkauan kaki ke permukaan jalan. Memakai sepatu boot atau sepatu olahraga yang memiliki sol tebal dan padat bisa memberikan tambahan tinggi instan sekitar dua hingga tiga sentimeter. Tambahan jarak ini sering kali sudah cukup untuk membuat kaki bisa menapak dengan lebih mantap.

Selain menambah tinggi, pilihlah sepatu yang memiliki tapak karet dengan daya cengkeram yang baik dan tidak licin. Hal ini sangat krusial untuk mencegah kaki terpeleset saat menahan bobot motor di permukaan jalan yang basah, berpasir, atau berminyak. Hindari penggunaan alas kaki yang longgar agar kendali terhadap motor tetap maksimal selama perjalanan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More