Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa posisi start MotoGP tidak sejajar?
MotoGP (commons.wikimedia.org/Andika Wahyu)

Intinya sih...

  • Posisi start MotoGP ditentukan pada sesi kualifikasi akhir pekan Grand Prix.

  • Pembalap dengan posisi start di bagian depan mendapat keuntungan mutlak, tapi bukan penentu kemenangan.

  • MotoGP dan WSBK memiliki perbedaan dalam sistem penentuan posisi start dan jadwal balapan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

MotoGP menjadi ajang balapan terkemuka yang mempertemukan pembalap terbaik dari seluruh dunia. Gelaran ini juga jadi salah satu ajang yang selalu ditunggu oleh penggemar karena balapannya intens.

Nah, dalam MotoGP terdapat berbagai aturan yang perlu diikuti pesertanya. Salah satunya terkait posisi start yang tidak sejajar.

Namun, kenapa posisi start MotoGP tidak sejajar? Ada beberapa hal yang melatarbelakanginya, salah satunya posisi pembalap di klasemen. Yuk, simak lebih dalam di sini!

1. Kenapa posisi start MotoGP tidak sejajar?

Posisi start MotoGP ditentukan pada sesi kualifikasi yang diadakan pada akhir pekan Grand Prix. Pembalap yang mencatatkan waktu tercepat pada sesi kualifikasi akan mendapat posisi paling depan pada starting grid. Sebaliknya, pembalap dengan catatan waktu paling lama berada pada posisi terakhir.

Starting grid sendiri merupakan kotak di sirkuit yang menentukan posisi pembalap di garis start. Biasanya, tiap starting grid memiliki jarak sekitar 1—2 meter.

Lebih lanjut, pada satu pekan umumnya MotoGP menggelar beberapa kegiatan, yaitu latihan bebas, practice, kualifikasi, Sprint Race, dan balapan utama. Nah, pembalap yang menduduki peringkat 10 besar dalam pratice akan langsung lanjut ke kualifikasi. Sebaliknya, mereka yang tidak mendapatkan posisi tersebut harus melewati babak pertama (Q1) terlebih dahulu.

2. Apakah posisi start MotoGP menentukan kemenangan?

ilustrasi balapan MotoGP (unsplash.com/ Olav Tvedt)

Pembalap dengan posisi start di bagian depan mendapat keuntungan mutlak karena bisa melaju dengan lebih cepat tanpa harus menyalip banyak lawan. Hal tersebut bisa menghemat waktu, memberikan peluang tambahan, dan memaksimalkan kinerja motor. Namun, posisi start bukan satu-satunya penentu kemenangan di balapan MotoGP.

Satu hal lain yang sangat penting adalah kondisi motor. Saat balapan, motor harus prima, bannya dalam kondisi baik, dan semua mesinnya berjalan optimal. Pengendalian pembalap juga sangat penting agar bisa mengatur motor di berbagai kondisi. Konsistensi performa, kondisi cuaca, strategi, kebugaran pembalap, dan trek balapan juga menjadi beberapa faktor pendukung kemenangan. Jadi, tidak menutup kemungkinan kalau pembalap dengan posisi start belakang bisa menang.

3. Perbedaan start MotoGP dengan balapan lain

Terdapat satu balapan yang serupa dengan MotoGP, yaitu World Superbike (WSBK). Sekilas, motor yang digunakan memang mirip, tapi WSBK menggunakan kendaraan standar produksi massal yang juga dipakai di jalanan umum.

Sangat berbeda, MotoGP menggunakan motor purwarupa yang tidak diproduksi masal dan punya spesifikasi sangat tinggi. Berikut adalah beberapa perbedaaan antara WSBK dan MotoGP, khususnya terkait start balapan:

  • Posisi start di MotoGP ditentukan dengan kualifikasi standar (Q1 dan Q2). Sementara itu, penentuan posisi start WSBK menggunakan beberapa cara, salah satunya Sprint Race.

  • WSBK memiliki beberapa sistem untuk penentuan posisi start, seperti Superpole (penentu awal), Sprint Race (penentu parsial), dan berdasarkan waktu finish.

  • Sprint Race pada WSBK memiliki beberapa kelebihan dari sistem sistem kualifikasi MotoGP, seperti meningkatkan kompetisi, lebih menghibur bagi penggemar, dan memberikan evaluasi mendalam terhadap kemampuan pembalap.

  • Balapan WSBK mengadopsi sistem balapan tiga bulanan. Sangat berbeda, MotoGP akan mengadakan balapan setiap minggu.

Alasan kenapa posisi start MotoGP tidak sejajar berkaitan dengan sistem balapan itu sendiri. Jadi, posisi start pembalap tidak ditentukan secara acak atau sembarangan. Sebaliknya, posisi start sangat bergantung pada kemampuan dari pembalap itu sendiri. Hal tersebut cukup adil dan mampu meningkatkan jiwa kompetitif pembalap.

FAQ seputar kenapa posisi start MotoGP tidak sejajar

Kenapa posisi start MotoGP tidak sejajar?

Posisi start MotoGP yang tidak sejajar dipengaruhi oleh performa pembalap pada sesi kualifikasi sebelum balapan utama dimulai.

Berapa tim yang berlaga di MotoGP 2026?

Tercatat, terdapat 11 tim yang mengikuti MotoGP 2026. Selain itu, keseluruhan pembalap berjumlah 22 orang.

Mengapa posisi start MotoGP sangat penting?

Posisi start sangat penting agar pembalap bisa melaju lebih cepat, tak perlu menyalip, dan memberikan keuntungan strategis saat balapan.

Editorial Team