ilustrasi knalpot motor (pexels.com/Rahul Soni)
Selain desain knalpot, faktor lain yang menentukan suara adalah kapasitas mesin dan setelan pembakaran. Mesin ber-CC besar dengan kompresi tinggi otomatis menghasilkan tekanan gas buang lebih kuat, sehingga suaranya terdengar lebih dalam dan menggelegar. Itulah sebabnya suara motor sport 250cc jelas berbeda dengan motor bebek 125cc, meskipun sama-sama memakai knalpot standar.
Setelan pembakaran yang kaya bahan bakar juga bisa membuat suara knalpot lebih “ngebas” atau bahkan menghasilkan letupan saat deselerasi. Di dunia balap, karakter suara ini kerap dianggap sebagai ciri khas yang membedakan satu motor dengan motor lainnya.
Suara knalpot ternyata bukan hanya soal gaya, tetapi juga cerminan dari desain, material, dan kapasitas mesin kendaraan. Knalpot standar dibuat agar nyaman dan ramah lingkungan, sementara knalpot racing lebih menonjolkan performa dan karakter suara. Jadi, kalau kamu mendengar suara knalpot berbeda di jalan, ketahuilah bahwa di baliknya ada kombinasi teknis yang dirancang khusus untuk mencapai karakter tertentu.