Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kira-kira Berapa Harga Skuter Listrik Yamaha Aerox E di Indonesia?
Yamaha Aerox EV (yamaha-motor-india.com)
  • Yamaha Aerox E hadir sebagai skuter listrik bergaya sporty dengan teknologi ramah lingkungan, menawarkan alternatif bagi pengguna yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa kehilangan performa khas Aerox.
  • Di India, Aerox E dijual sekitar ₹281.600 atau setara Rp53 juta, namun harga di Indonesia bisa berbeda tergantung pajak, distribusi, dan kebijakan Yamaha Indonesia.
  • Dilengkapi layar TFT, Smart Key, tiga mode berkendara, serta dua baterai 1,5 kWh yang dapat dilepas-pasang, Aerox E mampu menempuh jarak hingga 117 km dengan kecepatan maksimal 95,5 km/jam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Yamaha bikin motor baru namanya Aerox E. Motornya pakai listrik, bukan bensin, jadi lebih ramah buat bumi. Bentuknya keren dan cepat juga. Di India harganya kira-kira lima puluh tiga juta rupiah kalau dihitung ke uang sini. Katanya nanti bisa dijual di Indonesia juga, tapi harganya belum pasti sekarang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Yamaha kembali menarik perhatian para pecinta motor lewat kehadiran Yamaha Aerox E, skuter listrik yang menggabungkan desain sporty khas Aerox dengan teknologi ramah lingkungan. Motor yang baru dirilis di India ini hadir sebagai pilihan baru bagi mereka yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus mengorbankan performa maupun tampilan.

Selain tampil modern, Aerox E juga menawarkan berbagai fitur canggih yang membuat pengalaman berkendara jadi lebih nyaman dan praktis. Lalu, kalau nantinya masuk ke Indonesia, kira-kira berapa ya harganya?

1. Estimasi harga Yamaha Aerox E di Indonesia

Yamaha Aerox EV (yamaha-motor-india.com)

Di pasar India, Yamaha Aerox E dipasarkan dengan harga sekitar ₹281.600. Jika dikonversikan secara langsung ke mata uang Indonesia, nilainya berada di kisaran Rp53 juta.

Meski begitu, angka tersebut masih sebatas perkiraan. Jika nantinya resmi dipasarkan di Indonesia, harga jualnya kemungkinan akan berubah karena dipengaruhi berbagai faktor, seperti pajak impor, biaya distribusi, hingga kebijakan harga dari Yamaha Indonesia.

Meski demikian, jika banderolnya tidak jauh dari kisaran tersebut, Yamaha Aerox E berpotensi menjadi salah satu motor listrik premium yang menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan performa dan desain yang tetap sporty.

2. Fitur modern dan pengisian daya yang praktis

Yamaha Aerox EV (yamaha-motor-india.com)

Yamaha Aerox E juga dibekali berbagai fitur kekinian. Panel instrumennya menggunakan layar TFT berwarna yang sudah mendukung navigasi turn-by-turn, sehingga pengendara lebih mudah mengikuti petunjuk arah.

Motor ini juga memiliki Smart Key lengkap dengan fitur Answer Back untuk membantu menemukan posisi motor saat diparkir. Selain itu, tersedia tiga pilihan mode berkendara, yaitu Eco, Standard, dan Power, yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi jalan.

Untuk pengisian daya, satu baterai membutuhkan waktu sekitar 3 jam 10 menit dari kosong hingga penuh. Jika menggunakan dua baterai sekaligus, total waktu pengisian menjadi sekitar 6 jam 20 menit.

Dalam kondisi baterai penuh, Aerox E diklaim mampu menempuh jarak hingga 117 kilometer, sehingga cukup ideal untuk aktivitas harian di dalam kota.

3. Desain sporty dengan performa yang tetap bertenaga

Yamaha Aerox EV (yamaha-motor-india.com)

Secara tampilan, Yamaha Aerox E masih mempertahankan DNA Aerox yang dikenal agresif dan sporty. Bagian depannya dibekali lampu LED berdesain ramping, sementara bodinya dibuat lebih aerodinamis agar tetap stabil saat melaju sekaligus membantu mengurangi hambatan angin.

Soal kenyamanan, Yamaha menyematkan jok bertingkat yang memberikan posisi duduk lebih nyaman, baik untuk pengendara maupun penumpang.

Di sektor performa, Aerox E menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga hingga 9,4 kW dengan torsi puncak 48 Nm. Berkat tenaga tersebut, motor ini sanggup melaju hingga 95,5 km/jam saat menggunakan mode Power.

Sumber tenaganya berasal dari dua baterai berkapasitas 1,5 kWh yang bisa dilepas-pasang, sehingga proses pengisian daya menjadi lebih praktis.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article