Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi kreditur dan debitur (pexels.com/RODNAE Productions)
ilustrasi kreditur dan debitur (pexels.com/RODNAE Productions)

Intinya sih...

  • Riwayat kredit di SLIK OJK menjadi pertimbangan utama

  • Kemampuan bayar harus mencukupi, tidak boleh terlalu berat

  • Data lengkap dan valid sangat diperlukan untuk pengajuan kredit motor

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mengajukan kredit motor memang terlihat mudah, tetapi tidak semua pengajuan langsung disetujui. Banyak orang baru menyadari bahwa proses penilaian lembaga pembiayaan cukup ketat, terutama untuk mencegah kredit macet dan memastikan kemampuan bayar calon debitur. Itulah sebabnya, memahami faktor apa saja yang dinilai bisa membantumu menghindari penolakan.

Bagi sebagian orang, penolakan kredit bisa mengecewakan, apalagi jika motor sangat dibutuhkan untuk kerja atau mobilitas harian. Namun, kabar baiknya adalah: hampir semua alasan penolakan sebenarnya bisa dicegah jika kamu tahu penyebabnya. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Riwayat kredit dianggap berisiko

ilustrasi kreditur dan debitur (pexels.com/RODNAE Productions)

Salah satu penyebab paling umum adalah masalah pada riwayat kredit di SLIK OJK. Jika kamu pernah terlambat membayar cicilan HP, kartu kredit, paylater, atau kredit lainnya, data tersebut akan terekam. Lembaga pembiayaan menilai calon debitur dengan skor yang menunjukkan apakah seseorang pernah menunggak atau tidak. Jika status kamu masuk kategori kurang lancar, diragukan, atau macet, pengajuan kredit motor sering langsung ditolak. Bahkan meski tunggakannya kecil, riwayat buruk tetap bisa menjadi pertimbangan utama karena perusahaan tidak mau mengambil risiko tambahan.

2. Kemampuan bayar dinilai tidak mencukupi

ilustrasi kredit rumah (pexels.com/RODNAE Productions)

Walaupun riwayat kredit kamu bagus, lembaga pembiayaan tetap menilai apakah pendapatanmu cukup untuk membayar cicilan. Normalnya, cicilan tidak boleh lebih dari 30–40% penghasilan bulanan. Jika gaji kamu Rp4 juta tapi cicilan motor mencapai Rp2 juta per bulan, otomatis kredit dianggap terlalu berat dan kemungkinan besar ditolak.

Selain itu, ketidaksesuaian data penghasilan, tidak adanya slip gaji, atau pekerjaan yang dianggap berisiko tinggi (freelance tanpa bukti penghasilan yang jelas) bisa membuat penilaian kemampuan bayar kamu diragukan. Lembaga pembiayaan ingin memastikan bahwa kamu benar-benar mampu membayar hingga akhir tenor.

3. Data tidak lengkap atau terdeteksi tidak valid

e-KTP (jakarta.go.id)

Sering kali kredit ditolak bukan karena masalah finansial, melainkan karena kesalahan data. Contohnya, alamat yang tidak sesuai dengan KTP, nomor kontak yang sulit dihubungi, atau data pekerjaan yang tidak bisa diverifikasi. Surveyor biasanya akan melakukan pengecekan langsung, dan jika mereka tidak bisa menemukan alamatmu atau informasi yang diberikan tidak konsisten, pengajuan kredit langsung dibatalkan.

Selain itu, penggunaan nomor darurat palsu atau tidak aktif juga dapat memengaruhi keputusan karena dianggap mencurigakan. Lembaga pembiayaan membutuhkan data yang akurat sebagai bentuk keamanan dalam proses kredit.

Dengan memahami tiga faktor utama ini, kamu bisa mempersiapkan pengajuan kredit motor dengan lebih matang. Perbaiki riwayat kredit, pastikan kemampuan bayar memadai, dan isi data dengan benar agar peluang disetujui semakin besar. Jika semua persyaratan terpenuhi, proses kredit biasanya berjalan lancar dan motor impian pun bisa segera kamu bawa pulang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team