Mengakhiri kontrak kredit sepeda motor sebelum masa tenor berakhir sering kali dianggap sebagai langkah paling tepat untuk membebaskan diri dari beban utang bulanan. Keinginan untuk segera memiliki surat tanda kepemilikan kendaraan secara penuh menjadi motivasi utama bagi pemilik kendaraan yang memiliki dana segar tambahan atau rezeki nomplok.
Namun, dalam dunia pembiayaan otomotif, keputusan pelunasan dipercepat tidak selalu memberikan keuntungan finansial yang mutlak secara matematis. Setiap lembaga pembiayaan atau leasing memiliki aturan main tersendiri terkait penalti dan sisa bunga yang harus dihitung secara jeli agar niat untuk berhemat tidak justru berujung pada kerugian yang tidak disadari.
