Dunia olahraga otomotif sering kali menyajikan ragam manuver berkendara yang terlihat begitu memukau sekaligus menegangkan. Salah satu trik yang paling sering diandalkan oleh para pembalap untuk menyalip lawan di tikungan adalah teknik mengerem lambat. Manuver yang lebih akrab disapa dengan istilah late brake ini mengharuskan pengendara untuk menunda pengereman hingga titik paling ekstrem. Pengendara akan memacu kendaraannya dalam kecepatan penuh lalu menginjak pedal rem sekuat tenaga sesaat sebelum moncong kendaraan memasuki area belokan.
Walaupun gerakan tersebut tampak sangat heroik dan keren saat ditonton dari layar kaca, menerapkannya di jalan publik adalah sebuah kesalahan fatal. Lingkungan jalan raya biasa memiliki variabel rintangan yang tidak terduga dan permukaan aspal yang jauh dari kata sempurna. Terdapat banyak alasan kuat dari sisi keselamatan lalu lintas yang membuat manuver agresif ini sangat dilarang keras. Mari kita bedah lebih dalam mengenai alasan logis mengapa gaya berkendara ala sirkuit ini sangat pantang dilakukan di jalanan umum.
