Profesi pengemudi ojek online menuntut kendaraan yang hemat biaya operasional sekaligus andal digunakan setiap hari. Semakin rendah biaya yang dikeluarkan, semakin besar pula peluang memperoleh keuntungan dari hasil menarik penumpang maupun mengantar pesanan.
Di tengah semakin banyaknya pilihan motor listrik di Indonesia, muncul pertanyaan apakah kendaraan tersebut sudah lebih menguntungkan dibandingkan motor bensin untuk bekerja sebagai ojek online. Jawabannya bergantung pada pola penggunaan, jarak tempuh harian, hingga ketersediaan fasilitas pengisian daya atau penukaran baterai.
