Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi kredit mobil (freepik.com/xb100)
ilustrasi kredit mobil (freepik.com/xb100)

Intinya sih...

  • Memanfaatkan aplikasi iDebku dari OJK untuk pengecekan skor kredit secara resmi dan komprehensif

  • Menggunakan layanan platform finansial pihak ketiga untuk akses instan dan pemantauan skor kredit berkala

  • Memahami tingkatan kolektibilitas skor kredit dan dampaknya pada proses pengajuan kredit di diler

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Memahami kondisi kesehatan finansial melalui skor kredit merupakan langkah krusial sebelum memutuskan untuk mendatangi diler atau lembaga pembiayaan. Skor kredit yang bersih menjadi jaminan bahwa profil pemohon memiliki kredibilitas tinggi di mata bank, sehingga proses persetujuan kredit kendaraan dapat berjalan lebih cepat tanpa hambatan administratif yang berarti.

Pengecekan secara mandiri memungkinkan setiap individu untuk melakukan evaluasi dini terhadap riwayat pinjaman masa lalu yang tercatat dalam sistem informasi keuangan. Dengan mengetahui status kolektibilitas lebih awal, upaya perbaikan data atau pelunasan tunggakan kecil yang terlupakan dapat segera dilakukan guna memperbesar peluang mendapatkan suku bunga yang lebih kompetitif.

1. Menggunakan aplikasi iDebku dari otoritas jasa keuangan

Ilustrasi Menghitung Cicilan Kredit Mobil (unsplash.com/Kelly Sikkema)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyediakan layanan resmi bernama iDebku untuk memudahkan masyarakat mengakses Informasi Debitur secara daring. Layanan ini merupakan pengganti sistem terdahulu yang dikenal sebagai BI Checking, dan kini mencakup data yang lebih komprehensif dari berbagai lembaga keuangan di Indonesia. Proses pengecekan melalui iDebku dapat dilakukan melalui peramban di ponsel maupun komputer dengan menyiapkan dokumen identitas seperti KTP dan foto diri untuk keperluan verifikasi keamanan.

Setiap pemohon cukup mengisi formulir pendaftaran pada laman resmi dan menunggu proses verifikasi yang biasanya memakan waktu satu hingga beberapa hari kerja. Hasil pengecekan akan dikirimkan melalui surat elektronik dalam bentuk dokumen PDF yang memuat rincian kredit yang sedang berjalan, riwayat pembayaran, hingga status kolektibilitas. Dokumen ini menjadi peta jalan yang sangat akurat untuk melihat apakah ada kesalahan pencatatan oleh pihak bank atau adanya tunggakan kartu kredit lama yang bisa menghambat pengajuan kredit motor atau mobil.

2. Memanfaatkan layanan platform finansial pihak ketiga

ilustrasi kontrak perjanjian kredit motor (pexels.com/Ivan Samkov)

Selain melalui kanal resmi pemerintah, saat ini banyak platform teknologi finansial (fintech) legal yang menawarkan fitur pengecekan skor kredit secara instan dan gratis. Platform-platform ini bekerja sama dengan biro kredit swasta untuk memberikan representasi angka atau skor yang mudah dipahami oleh masyarakat awam. Keunggulan menggunakan layanan pihak ketiga ini adalah tampilan antarmuka yang lebih modern dan adanya analisis mengenai faktor apa saja yang menyebabkan skor kredit naik atau turun.

Penggunaan aplikasi pihak ketiga ini sangat berguna untuk memantau perubahan skor kredit secara berkala dalam waktu singkat. Meskipun data yang ditampilkan mungkin sedikit berbeda formatnya dengan iDebku resmi, angka yang dihasilkan tetap mencerminkan riwayat transaksi di sektor perbankan, pinjaman daring, hingga pembayaran paylater. Kecepatan akses ini memungkinkan calon pembeli kendaraan untuk langsung mengambil tindakan jika ditemukan penurunan skor akibat keterlambatan pembayaran tagihan sepele yang tidak disengaja.

3. Memahami tingkatan kolektibilitas dan dampaknya pada diler

Ilustrasi kredit motor (Pexels/Gustavo Fring)

Hasil dari pengecekan skor kredit biasanya dikategorikan dalam lima tingkatan kolektibilitas, di mana angka satu berarti "Lancar" dan angka lima berarti "Macet". Pihak leasing dan diler umumnya hanya akan memproses pengajuan konsumen yang memiliki status kolektibilitas satu. Jika hasil pengecekan menunjukkan angka dua atau lebih, maka peluang untuk mendapatkan kredit akan sangat tipis kecuali jika debitur dapat membuktikan bahwa tunggakan tersebut telah dilunasi dengan menunjukkan surat keterangan lunas dari bank terkait.

Mengetahui posisi diri dalam tingkatan kolektibilitas ini memberikan kekuatan negosiasi saat berhadapan dengan tenaga penjual di diler. Jika skor kredit terbukti sangat baik, konsumen dapat lebih percaya diri untuk meminta promo uang muka rendah atau bunga spesial karena bank akan sangat memperebutkan nasabah dengan risiko rendah. Sebaliknya, jika ditemukan masalah, pembersihan nama baik secara administratif melalui sistem layanan keuangan harus menjadi prioritas utama sebelum mengajukan kredit baru demi menghindari penolakan yang dapat merusak riwayat kredit di masa mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team