Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Touring Mudik Jauh, Jangan Lupa Cek Kondisi Motor Setelahnya
ilustrasi touring motor (freepik.com/bublikhaus)
  • Setelah touring mudik, pengecekan motor wajib dilakukan untuk menjaga performa dan mencegah kerusakan mendadak akibat tekanan kerja tinggi selama perjalanan jauh.
  • Oli mesin, rantai, dan sistem CVT perlu diperiksa karena kualitas pelumasan bisa menurun dan komponen penggerak berpotensi aus setelah menempuh jarak panjang.
  • Sistem pengereman, ban, serta suspensi harus dicek karena keausan kampas rem, kondisi ban tidak merata, atau suspensi melemah dapat memengaruhi keamanan berkendara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Motor yang digunakan untuk touring mudik menghadapi tekanan kerja yang cukup tinggi, baik dari sisi mesin maupun komponen pendukung lainnya. Perjalanan jauh dengan durasi panjang membuat beberapa bagian mengalami keausan lebih cepat dari pemakaian harian.

Pengecekan setelah mudik penting dilakukan agar motor tetap dalam kondisi prima. Selain menjaga performa, langkah ini juga mencegah kerusakan yang bisa muncul secara tiba-tiba saat digunakan kembali.

1. Oli mesin dan sistem penggerak

Ada promo servis CVT gratis (Istimewa)

Oli mesin pada motor akan mengalami penurunan kualitas setelah digunakan dalam perjalanan jauh. Jika sudah mendekati atau melewati batas pemakaian, sebaiknya segera diganti.

Selain itu, rantai juga perlu diperiksa. Pastikan kondisi pelumasan masih baik dan tidak terlalu kendor. Rantai yang tidak terawat bisa mengganggu kenyamanan dan berisiko saat berkendara.

Sementara itu, untuk pengguna motor matic bagian yang harus dicek adalah area CVT (Continuosly Variable Transmission). Jika komponen CVT masih bagus semua setelah perjalanan jauh, artinya hanya cukup dibersihkan dari kotoran dan debu saja.

2. Sistem pengereman motor

ilustrasi ban rem motor (unsplash.com/Gaurav Kumar)

Sistem pengereman motor bekerja lebih keras selama touring, terutama di kondisi jalan padat atau menurun. Kampas rem bisa mengalami keausan signifikan.

Periksa ketebalan kampas dan respons rem. Jika terasa kurang pakem atau muncul bunyi, segera lakukan penggantian agar tetap aman digunakan.

3. Ban dan suspensi motor

ilustrasi ban motor (pexels.com/Diogo Cacito)

Ban motor rentan mengalami keausan setelah perjalanan jauh. Periksa apakah ada retakan, benjolan, atau keausan yang tidak merata. Sebaiknya segera diganti dengan yang baru apabila menemukan kondisi tersebut, mengingat fungsi ban sangat vital pada sepeda motor.

Suspensi juga perlu diperhatikan, terutama jika motor membawa beban tambahan selama mudik. Jika terasa lebih keras atau tidak stabil, ada kemungkinan komponen suspensi mulai mengalami penurunan performa.

Editorial Team