Potret proyek RDMP di Balikpapan. (Dok. Pertamina)
Selain mengintervensi sumur ‘menganggur’, Bahlil juga membeberkan upaya mempercepat pelaksanaan sumur-sumur yang sudah masuk plan of development (POD). Di samping itu, Kementerian ESDM akan segera membuka tender untuk 110 blok minyak dan gas (migas) baru.
Dia juga menyinggung pentingnya peningkatan kapasitas pengolahan dalam negeri, Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 12 Januari 2026 lalu.
"Beroperasinya RDMP Balikpapan menghasilkan 5 juta kiloliter (KL) bensin dan 3,9 juta KL solar, maka tahun (2026) ini dengan program B40 tidak lagi kita melakukan impor solar dan ini pertama kalinya dalam sejarah peradaban bangsa kita," tutur Bahlil.