Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Negara dengan Investasi Terbesar di Indonesia: Ada Singapura-China
ilustrasi rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)
  • Realisasi investasi asing di kuartal I-2026 mencapai Rp250 triliun, tumbuh 8,5 persen yoy dan menyumbang lebih dari separuh total investasi nasional sebesar Rp498,8 triliun.
  • Singapura menjadi negara dengan investasi terbesar senilai 4,6 miliar dolar AS, disusul China dan beberapa negara lain yang memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan utama penanaman modal.
  • Investasi asing paling banyak mengalir ke industri logam dasar senilai Rp61,05 triliun, dengan Jawa Barat menjadi provinsi penerima modal terbesar mencapai 3,1 miliar dolar AS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Realisasi penanaman modal asing (PMA) atau investasi asing di kuartal I-2026 tembus Rp250 triliun, tumbuh 8,5 persen secara year on year (yoy). Capaian investasi PMA itu mencakup 50,1 persen dari keseluruhan realisasi investasi di kuartal I-2026, yang sebesar Rp498,8 triliun.

Sementara, untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN), atau investasi dari investor dalam negeri sebesar Rp248,8 triliun, tumbuh 6 persen (yoy).

Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), ada lima negara dengan investasi terbesar di Indonesia.

1. Singapura nomor satu

Potret Patung Merlion, Singapura (pexels.com/Vinh Lâm)

Tercatat, ada lima negara yang paling banyak berinvestasi di Indonesia selama kuartal I-2026, yakni Singapura senilai 4,6 miliar dolar AS

"Singapura konsisten dari segi pencatatannya negara terbesar investasi ke Indonesia yakni 4,6 miliar dollar AS," kata Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani dalam konferensi pers di kantor BKPM, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026).

2. Investor asing paling doyan kucurkan modal di Jabar

Suasana area taman Gedung Sate setelah pawai kemenangan Persib Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dilihat berdasarkan provinsi, investasi asing terbesar pada kuartal I-2026 ialah di Jawa Barat senilai 3,1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara 51,15 triliun (nilai tukar dalam APBN 205 ditetapkan Rp16.500 per dolar AS).

Di posisi kedua ada Jakarta senilai 1,9 miliar dolar AS atau setara Rp31,35 triliun, ketiga Sulawesi Tengah 1,8 miliar dolar AS (Rp29,7 triliun), keempat Maluku Utara 1,3 miliar dolar AS (Rp21,45 triliun), dan kelima Kepulauan Riau 900 juta dolar AS atau setara Rp14,85 triliun.

3. Modal asing paling banyak mengalir ke industri logam dasar

PT Vale Indonesia mengoperasikan Pabrik Nikel Sorowako (dok. PT Vale Indonesia)

Sementara itu, berdasarkan subsektor, modal investor asing paling banyak mengalir ke subsektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya, dengan nilai investasi 3,7 Rp61,05 triliun. Kemudian, subsektor jasa lainnya senilai 2,1 miliar atau setara Rp34,65 triliun. Di posisi ketiga ada subsektor pertambangan dengan nilai PMA mencapai 1,1 miliar atau setara Rp18,15 triliun.

Lalu, subsektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran di posisi keempat, dengan nilai PMA 900 juta dolar AS atau setara Rp14,85 triliun. Begitu juga dengan subsektor listrik, gas, dan air senilai Rp14,85 triliun.

Editorial Team