Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah masih melakukan komunikasi intensif untuk menangani dua kapal Pertamina yang terdampak eskalasi ketegangan di Timur Tengah.
Bahlil berharap kapal Pertamina yang tertahan di kawasan Selat Hormuz dapat segera teratasi dengan adanya jeda eskalasi konflik alias gencatan senjata antara Amerika Serikat-Israel dan Iran di kawasan tersebut dalam dua pekan ke depan.
"Lagi dilakukan komunikasi yang intens terkait dengan dua kapal itu. Insya Allah doain bisa cepat. Dengan redanya ada jeda dua minggu daripada eskalasi di Timur Tengah mudah-mudahan bisa cepat selesai," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
