Jakarta, IDN Times - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menyorot keras rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dari India yang dinilai berpotensi mengancam kelangsungan kerja puluhan ribu buruh di industri otomotif nasional.
Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengungkapkan, sejumlah anggota KSPI di perusahaan produsen mobil telah menyampaikan kekhawatiran langsung kepada serikat terkait potensi penurunan produksi akibat kebijakan impor tersebut.
Menurut dia, masuknya 105 ribu unit pikap impor akan membuat output produksi pabrik otomotif dalam negeri menurun da pada akhirnya berpotensi memicu pengurangan kontrak kerja hingga PHK.
“Anggota kami di produsen-produsen mobil sudah datang dan menyampaikan langsung. Ada potensi PHK karena output produksi bisa turun akibat impor 105.000 pikap dari India,” ujar Said Iqbal dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
