Jakarta, IDN Times - Maskapai nasional Air Canada resmi mengumumkan penangguhan seluruh layanan penerbangan menuju Kuba pada Senin (9/2/2026). Langkah darurat ini diambil sebagai respons terhadap krisis energi yang melumpuhkan wilayah tersebut.
Penangguhan operasional dilakukan menyusul adanya peringatan keras dari otoritas terkait mengenai ketiadaan pasokan bahan bakar jet, yang diproyeksikan mulai terjadi pada Selasa (10/2/2026) di seluruh bandara internasional utama di Kuba.
Kebijakan drastis ini merupakan dampak langsung dari pengetatan embargo minyak oleh Amerika Serikat (AS) yang memutus aliran pasokan energi vital dari Venezuela menuju negara kepulauan tersebut. Akibat dari penghentian layanan tersebut, maskapai harus segera mengatur mekanisme pemulangan bagi sekitar 3.000 wisatawan yang saat ini masih berada di Kuba. Langkah evakuasi ini diprioritaskan guna memastikan keselamatan serta kelancaran perjalanan para penumpang untuk kembali ke Kanada.
