Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat dijadikan momentum untuk mereformasi regulasi di pasar modal. Hal ini menyusul penghentian sementara perdagangan saham (trading halt) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Bila mengacu data RTI Business, pada pagi tadi IHSG sempat melemah hingga menyentuh level 7.654,66 atau ambruk 8 persen. Namun mulai mengalami perbaikan sehingga berhasil ditutup pada level 8.232.201 atau melemah 1,06 persen.
"Pada prinsipnya momentum ini bisa digunakan untuk mereformasi regulasi," ungkap Airlangga saat ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (29/1/2026).
